AL-Amerika Terus Memprovokasi China di Selat Taiwan, Kini Giliran Kapal Perusak China Mendekati Alaska!

Seide.id – Setelah Amerika terus memprovokasi China dengan mengirimkan armada AL nya ke Laut China Selatan dan Selat Taiwan, kini, tak mau kalah, giliran 4 kapal AL-China (PLAN – People’s Liberation Army Navy) yang ‘berkunjung’ ke dekat kepulauan Aleut di dekat Alaska.

Ke empat kapal perang itu bahkan berani –bermain-main-  mendekati area ZEE, zona eksklusif ekonomi, Alaska yang merupakan negara bagian Amerika Serikat.

Portal The Drive yang khusus mengulas soal Pertahanan mengunggah foto yang diambil antara tanggal 29-30 Agustus lalu yang memperlihatkan 4 kapal perang AL-China yang berlayar semakin mendekati kawasan ZEE Alaska.

Media milik pemerintah China, Global Times, melaporkan keempat kapal itu adalah 2 perusak paling terbaru dan tercanggih yang dimiliki AL-China, yakni kapal Perusak tipe 055 Nanchang, kapal perusak tipe 052D Guiyang, sebuah kapal suplai bernomor lambung 903 dan sebuah kapal pengintai dengan nomor lambung 799.

Keempat kapal ini bertolak sejak 24 Agustus lalu dengan menyusuri selat Soya, sebuah selat yang memisahkan utara Jepang dengan Rusia untuk kemudian bertolak terus ke utara menyisir dekat kepulauan Aleut.

Pihak AL Amerika secara khusus menggolongkan kapal China tipe 055 ini sebagai kapal penjelajah, bukan kapal perusak, karena ukurannya lebih besar dan panjang. Nanchang memiliki panjang hingga 180 meter (dua kali panjang lapangan bola), dengan bobot mati 13.000 ton.

Kapal ini sangat modern dengan jaringan radar tercanggih karena mampu mendeteksi dan merontokkan beberapa sasaran di udara sekaligus.

Sejak tahun 2020 China diyakini memiliki 3 kapal tipe 055, dimana satu kapalnya mampu membawa 100 misil dengan tuntunan radar yang mampu menembak sasaran di udara, darat, laut, sekaligus di bawah air. Kapal ini juga dilengkapi dengan meriam artileri, terpedo dan helikopter.

Pemerintah Amerika memperkirakan AL China akan memiliki 8 kapal dengan tipe ini dimasa mendatang.

Global Timses juga menyebut berlayarnya kapal Cina di dekat Alaska adalah sebagai tindakan balasan atas ulah AL-Amerika yang terus memprovokasi China di Laut China Selatan dan Selat Taiwan atas nama kebebasan bernavigasi.

AL China seolah ingin menunjukkan bahwa mereka juga memiliki kemapuan -provokasi- yang sama.

Pengawalan

Kapal Penjaga Pesisir US. Coast Guard Bertholf

Untuk berjaga-jaga 2 kapal Penjaga Pesisir Amerika, US. Coast Guard, yakni Kapal USS. Bertholf dan USS. Kimball nampak mengawal ke empat kapal China yang sedang mendekati kawasan ZEE Alaska.

Sejauh ini kedua belah pihak bisa menjaga diri, “Semua interaksi komunikasi antara kapal China dan Coast Guard  berlangsung sesuai hukum dan norma internasional” tulis portal The Drive. (gun)

Avatar photo

About Gunawan Wibisono

Dahulu di majalah Remaja Hai. Salah satu pendiri tab. Monitor, maj. Senang, maj. Angkasa, tab. Bintang Indonesia, tab. Fantasi. Penulis rutin PD2 di Facebook. Tinggal di Bogor.