Cara Melindungi Aset Kripto Anda Agar Tidak Dicuri: Jangan Ada di Bursa Kripto

Cara Melindungi Aset Kripto Anda Agar Tidak Dicuri: Gunakan Perangkat Keras Jangan Ada di Bursa Kripto

Dua merk ternama untuk dompet perangkat keras Ledger dan Trezor. ( Foto : FinanceBuzz)

Setiap tahun, ribuan orang kehilangan aset kriptonya. Ada yang lupa nomor kunci, password, google autentification, sandi huruf, passphrase atau memang diambil perteas alias maling internet. Ada beberapa cara mendasar untuk melindungi kekayaan kripto anda. Baik oleh pencuri, peretas atau dari anda sendiri yang abai terhadap keamanan.

Pegang Kendali Kripto Anda

Prinsip dasar pertama adalah pegang kunci kripto  di tangan anda sendiri. Aset Kripto secara sederhana  berada di dalam sebuah blockchain. Pemegang kripto berarti memiliki kunci atas aset kripto yang berhubungan dengan blockchain. Pilihan untuk menyimpan kripto anda tergantung bagaimana anda menyimpan kunci atau dimana menyimpannya. 

Banyak orang lupa menyimpan  kunci kripto apakah di email , note atau di tempat lain di hape yang anda sendiri mungkin sudah lupa. Kehilangan seperti ini disebabkan oleh pemilik sendiri. 

Hanya ada dua kemungkinan apakah anda memegang kunci di hape, komputer atau anda  percaya pada perangkat keras ekstrnal seperti USB untuk menyimpannyal. External di sini adalah Bursa Kripto seperti Binance,, Coinbase,  TokoCrypto, Indodax atau Hotbit dan sebagainya

Selintas, menyimpan kripto di dompet bursa kripto memiliki beberapa keuntungan. Pertama, anda tak perlu belajar bagaimana mengamankan kunci anda. Bursa Kirpto memiliki beberapa pengamanan seperti email, nomor ponsel, face detector, google autentification dan KYC. 

Kedua, dompet kita secara langsung dan otomatis sudah tersimpan di bursa tersebut yang diawasi oleh pemilik bursa dan sistem. 

Hilangnya Kekuasaan Atas Aset Kirpto

Namun realitasnya, ada kerugian yang cukup signifikan karena menghilangkan hal utama yakni kekuasan anda atas portfolio kripto anda. 

Memiliki aset kripto, harusnya anda memiliki kontrol atas keuangan anda sendiri. Jika anda ingin melakukan tanskasi, anda bisa melakukan transaksi sendiri seperti yang anda inginkan, dengan siapa anda akan bertransaksi. 

Jika anda menyerahkan kekuasaan dompet anda kepada Bursa Kripto, dompet anda bisa diblok begitu saja karena suatu hal yang tak anda pahami.

Jika anda tak memiliki kunci kripto anda sendiri, kemungkinan yang bisa terjadi adalah :

  • jika bursa kirpto anda diretas, atau perusahaan itu bangkrut, anda tak punya akses ke kripto anda sendiri.
  • Jika mereka memutuskan memblok akun anda secara sewenang-wenang, tanpa tahu apa kesalahan anda, maka anda akan kehilangan akses ke kripto milik anda sendiri. 
  • Jika pemerintahan meminta perusahaan bursa kripto untuk memblok akun anda karena misalnya menilai anda sebagai warganegara yang kurang baik, anda tak lagi punya akses ke kripto anda sendiri. 
  • Jika pemerintah anda memutuskan melakukan nasionalisasi perusahaan selama krisis finansial dan mengambil kripto sebanyak-banyaknya, pemerintah berhak menyita aset kripto anda. Anda tak bisa berbuat banyak. Jika pun akan berperkara, anda akan melawan pemerintahan yang syah. Jalan panjang dan melelahkan menuju ke sana. 

Ketika kripto anda ada di bursa kirpto, nasibnya bisa seperti itu. Kripto-kripto itu bukan milik anda lagi. Dan bursa kirpto ?  Mereka tak dapat menjamin akses kripto anda. Mereka lebih takut pada pemerintah daripada kepada konsumennya. Tak percaya ?

Lihatnya kenyataan

Jumat kemarin, 22 April 2022, polisi membekukan aset kripto milik Indra Kent senilainRp 38 Miliar dan adiknya KN senilai Rp 9,2 miliar. Semua ada di dompet Bursa Kripto dan berkaitan dengan uang hasil bisnis Binomo yang dilarang.

Pada 14 Februari 2022, otoritas pemerintah Canada memblok akun bank, akun kripto dan alat keuangan lain miik warga Canada yang berpartisipadi menhdukung protes para pengemudi truk yang berdemo berhari-hari. 

Pada 8 Maret kemarin, Bursa terbesar dunia, Coinbase, mengumumkan telah memblok lebih dari 25,000 akun milik orang Rusia saat invasi Rusia ke Ukrania. Padahal, warga Kanada dan warga Rusia, tak ada hubungannya dengan pendudukan Rusia di Ukrania. Kenyataan ini bisa terjadi pada siapapun, termasuk anda nantinya. Ini bukan menakut-nakuti. Ini kenyataan. 

Boss Kripto yang Jujur

CEO Bursa Kripto Kraken sendiri seara terus terang pernah menulis di twitter, bahwa bursa tiak bisa memproteksi pengguna jika ada permintaan dari pemerintah setempat. Bursa menjadi perusahaan yang tidak bertanggungjawab sebab tak mampu melindungi aset kripto investor di rumah mereka sendiri. Bursa kripto mau menang sendiri. Bos Kraken menyarankan setiap pengguna kripto sebaiknya tidak menaruh uangnya di bursa. Jika bos bursa kripto bicara seperti itu, sebaiknya anda mendengarkan. Ia jujur dan benar

Risiko lain adalah regulasi masa depan

Sejak cryptocurrency masih melakukan revolusi kripto, pemerintah memang tak ingin menghilangkan kontrol atas pergenalan mata uang mereka. Namun, saat ini dan nanti, kita bisa melihat potensi “perang” antara pemerintahan suatu negara yang tetap ingin mempertahankan uang kertas fiat ciptaan mereka, dengan uang kripto/ digital ciptaan rakyat di masa depan. Jika pemerintah tak melihat untungnya perubahan, tak tertutup kemungkinan akan muncul regulasi baru. Apakah akan melakukan pelarangan terhadap kripto  aau melarang bursa mengirim kripto ke walet pribadi atau mengadopsi revolusi keuangan, 

Kalau itu terjadi, maka pintu keluar dari bursa tertutup. Bursa akan digembok. Anda sebagai pemilik aset kripto, tak dapat mengirim kripto milik sendiri kemanapun. Itu sebabnya, saya menyarankan sebaiknya lebih aman menyimpan kripto anda yang berjumlah besar di luar bursa agar tak kehilangan aset kripto anda sendiri. Apalagi aset anda itu bisa memberi perubahan besar dalam hidup anda sekeluarga untuk waktu sekian lama. Anda harus memiliki peran menyimpan kunci atas aset kripto anda sendiri; 

Perlunya Perangkat Keras

Prinsip kedua, adalah dengan memberi keamanan kunci pada kripto kita sendiri. Cari proteksi pada kunci kripto di beberapa tempat yang paling aman.

Cara terbaik, adalah menggunakan dompet perangkat keras seperti Ledger atau Trezor.  Yang belum tahu dompet perangkat keras ini, bentuknya sepertu USB, namun khusus untuk menyimpan buku besar atau aset kripto dan melakukan transaksi dengan aman. Menginat kunci kripto ini ada di perangkat, tidak di komputer, tidak di dunia maya, secara umum, memiliki keamanan yang lebih baik dan mengurangi risiko dari peretas. 

Sepertinya Trezor lebih baik dari Ledger mengingat kode Ledger bukan open source. Pertimbangan berikut, banyak pengguna Ledger protes karena datanya dicuri dan sebgai kriptonya hilang oleh peretas karena kebocoran. Yang menarik, Ledger X, misalnya, bisa dioperasikan melalui Iphone. Trezor hanya di android.

Saat menginisiasi dompet anda anda harus memilik kode pin untuk membuka dompet. Kedua anda akan memperoleh Seed Phrase atau Backup Phrase yang biasanya terdiri dari huriuf-huruf yang merupakan frasa pemulihan

Frasa pemulihan biasanya terdiri 12 hingga 24 kata. Frasa pemulihan ini lebih penting daipada Buku Besar atau Trezor anda karena jika anda rapi menyimpannya, aset kripto anda bisa dipulihkan menggunakan dompet lain yang memiliki sistem yang kompatibel. Sebaliknya, jika frasa itu ada di tangan orang lain, mereka bisa membuka dompet dan aset kripto anda, lalu mengurasnya. 

Kesimpulan, dompet di bursa kripto memang tidak aman jika terjadi sesuatu yang luar biasa. Dompet perangkat lebih aman dan praktis, namun tetap simpan password, passphrase secara terpisah dan tak seorangpun tahu kecuali anda. PassPhrase itulah kunci keamanan dan itu ada di tangan anda sendiri.

BACAAN LAIN

FBI dan Kejaksaan AS Berhasil Mengungkap Penjahat Internet Bertajuk ‘RANSOMWARE’

Peretas Korea Utara Pencuri Kripto Aktif di Kripto

AUSTRAC Rilis Panduan Menemukan Kejahatan Kripto

Avatar photo

About Mas Soegeng

Wartawan, Penulis, Petani, Kurator Bisnis. Karya : Cinta Putih, Si Doel Anak Sekolahan, Kereta Api Melayani Pelanggan, Piala Mitra. Seorang Crypto Enthusiast yang banyak menulis, mengamati cryptocurrency, NFT dan Metaverse, selain seorang Trader.