Cara Menyimpan Aset Kripto Agar Aman Dari Hacker dan Maling Kripto

Cara Menyimpan Aset Kripto Agar Aman Dari Hacker dan Maling Kripto

Menyimpan aset kripto paling aman memang di Cold Wallet. Baik berupa hardware seperti USB atau kertas kartunama. Ininya adalah di 24 passphrase atau seedphrase. ( Foto: NewDayCrypto

Investasi dan trading kripto penting untuk meningkatkan aset kita, namun lebih penting lagi bagaimana cara anda amenyipannya agar aset tidak musnah tiba-tiba.Kemungkinan seperi ini besar di dunia kripto yang penuh uang dan peretas. Ada tiga cara menyimpan aset kripto kita;

1/ Simpan di Cex atau Cenralized Exchange ( Bursa Kripto Terpusat) yang artinya kita menyimpan aset kita di pihak ketiga, dalam hal ini Bursa Sentral. Cex semacam bank yang menjadi perantara antara pemilik rekening dan penerima. Jika pemilik banknya punya niat jahat, pegawainya gampang menyeleweng, uang kita bisa dibawa kabur dan kita tak bisa berbuat apa-apa, kecuali menyesali. Jadi pilih bank atau Cex yang baik dan profefsional.

2/ Simpan di Dex ( Decentralixed Exchange ( Bursa Kripto Desentralisasi. Artinya tak terpusat. Data tak bisa diubah sebab di temapt lain juga ada buku besar yanga mencatat dan tersebar. Hot Wallet ini seperti Metamask, Trust Wallet. Houbi Wallet, Indodax, Tokocrypto, Binance dan 580 Bursa Kripto lainnya. Tempat sepertio ini disebut Hot Walet. Lebih aman dibanding Cex. Tapi juga tidak aman 100% dari peretasan, hacker atau tindakan fraud atau penipuan kripto lainnya dari penjahat dan pembobol di internet.

3/ Simpan di Cold Wallet seperti Ledger dan Trezor. Disebut Cold Wallet karena berbentuk hardware yang tidak berhubung ke internet, sehingga praktis 98% aman, asal 24 kata kunci anda tidak diobral, hilang atau berada di tangan peretas. 

CARA KERJA WALLET ( DOMPET KRIPTO)

Menurut pegiat kripto, Angga Andinata dan berbagai sumber lain, aset kripto kita itu berada di blockchain. Wallet fungsinya sebagai kunci pembuka aset kita di blockchain. Itu sebabnya ada private key. Di hot wallet private key kita disimpan dalam bentuk log ini di browser yang dengan mudah diintip dan diambil orang. Private key kita fungsinya untuk mengirim ke wallet lain. 

Selain private key ada juga SeedPhrash atau PassPhrase. SeedPhrase adalah master kita untuk membuka walet kita dan mengakses private key. Karena private key kita dalam bentuk  log ini di browser, mudah sekali dibobol orang dengan berbagai cara. 

Di cold wallet, ada private key, ada seedphrase. Bedanya dua kunci rahasia ini, private key dan seedphrase adanya di Cold Wallet. Misalnya di Ledger yang ada di tangan dan kendali kita. Aset kita di Ledger tak dapat diambil atau dicuri orang, jika tak dicolokkan dalam komputer yang bentuknya seperti USB ke dalam komputer, laptop dan perangkat menuju internet lainnya. 

Aset kita di Ledger atau Cold Wallet tidak disimpan di blockchain. Cold Wallet fungsinya hanya sebagai kunci saja,mengingat private keynya ada di Cold Walet sehingga lebih aman. 

Kalau simpan aset kripto di CeX aau Dex ?

Aset Kripto yang disimpan di Cex bukan milik kita sepenuhnya. Ada pepatah mengatakan: Not your key not your crypto.  Kalau suatu kali perusahaan Cex bermasalah ,maka hilanglah seluruh aset kita. Ada dua ancaman di Cex. Pertama dari kualitas dan tanggung jawab perusahaan itu yang menyimpan Aset kita atau orang lain yang membobol pertahanan di Cex, meski sekarang sudah tampak lebih baik daripada dua tahun lalu. 

Sementara di Dex, Wallet kita ada adi platform Bursa Kripto. Jika terjadi sesuatu dengan Dex, misalnya, diminta membekukan aset kita karena kita dianggap warga yang tidak baik, banyak hutang atau kasus lain, Bursa Kripto Desentralisasi bisa menonaktifkan wallet kita yang artinya tak lagi di tangan kita.

Kasus terakhir adalah perintah kepolisian untuk membekukan aset Inddra Kenz yang terlibata dalam investasi bodong Binomo. 

Hardware Wallet

Ledger adalah cold wallet untuk menyimpan aset kripto kita. Mengapa Kita perlu menyimpan di Ledger atau Trezor dan beberapa merk lain yang masuk dalam Cold wallet, karena sangat aman. Bahkan di blockchain sendiri juga ada Cold wallet. Koin dan token yang sudah masuk di sini, tak bisa dikeluarkan lagi. 

Contohnya 500 triliun Shiba Inu yang dikirimkan Ryoshi ( Pendiri Shiba Inu) ke Vitarik Buterin ( Pendiri Ethereum). Ketika Vitarik bilang masuk Cold Wallet, artinya tak bisa muncul lagi. Ini seperti kasus Token Burn atau pembakaran token dan koin. 

Kita tidak bisa percaya siapapun di dunia cripto. Kita bertanggungjawab kepada diri kita sendiri. Itu sebabnya motto Ledger adalah Trust Yourself. Ledger  itu semacam kunci brannkas keuangan kita. Jadi mestinya kita jaga baik-baik kunci brankas kita sendiri yang berisi kekayaan kita. Terutama 24 kata kunci kita. Itu sebabnya anda perlu mencatat di tempat rahasia, di minimal dua tempat berbeda atau memanfaatkan cyper berupa dompet khusus 24 kata kunci, terbuat dari besi yang tahan api, jika terjadi kebakaran, maka kata kunci itu tetap aman. 24 PasPhrase tetap bisa dibaca untuk membuka aset kita di blockchain. 

Tak 100% Aman

Apapun di internet, 100% tidak aman. Ledger juga tidak aman benar. Masih ada kemungkinan diakses orang lain jika mereka tahun 24 kata kunci kita. Terbukti beberapa kali aset investor di Ledger dibobol maling. Ini bisa jadi kesalahan investor atau kelalaian produsen. 

Ingat ! Para peretas, penipu bisa menggunakan bot. Bot atau robot ini fungsinya untuk melihat lalulintas data kita di cloud seperti google photo, drive, keep, notion dan note. Bahkan bot ini bisa baca data berupa gambar. Jadi jangan pernah sesekali memfoto 24 seedphrase kita, mengetik di laptop, sms atau ditulis di cloud. Seperti google keep, evernote, email, note dan sebagainya yang berhubungan dengan internet sangat bahaya. 

Sebab ada bot yang 7/24 selalu menjaga lalulintas di internet. Begitu anda memasukkan sesuatu, termasuk 24 kata rahasia pembuka dompet Ledger atauTrezor anda, maka pencuri langsung menguras aset kripto anda.

Cryptocurrency memang penemuan luar biasa manusia, tetapi manusia pula yang membuat ciptaannya tercemar. 

Agen Rahasia AS Selamatkan Kripto Dari Peretas

Bedanya Dex dan Cex Dalam Bursa Kripto

Jika Saatnya Aset Kripto Menghilang Apa yang Anda Lakukan

Avatar photo

About Mas Soegeng

Wartawan, Penulis, Petani, Kurator Bisnis. Karya : Cinta Putih, Si Doel Anak Sekolahan, Kereta Api Melayani Pelanggan, Piala Mitra. Seorang Crypto Enthusiast yang banyak menulis, mengamati cryptocurrency, NFT dan Metaverse, selain seorang Trader.