Seide.id -Mencuci tangan, sesuatu hal yang mudah dilakukan dan sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan, tapi kerap diabaikan untuk dilakukan.
Berita Kompas menulis Perdana Menteri Malaysia Najib Razak terserang infeksi bakteri sehabis blusukan menemui korban banjir di negaranya. Sangat bisa jadi infeksi tersebut masuk ke mulut lewat jemari tercemar air banjir.
Kita tahu air banjir mengangkut segala jenis bibit penyakit, termasuk dalam septic tank rumah, selokan, dan wadah pembuangan lainnya. Di sana bukan saja ada bibit penyakit perut, ada juga jenis bibit penyakit yang bisa menembus kulit, termasuk jamur kulit.
Ongkos untuk berobat serangan infeksi kalau sampai masuk rumah sakit tentu tidak kecil. Sekurangnya sudah mengurangi hari kerja dan produktivitas, selain kehilangan rasa nyaman beberapa hari terserang diare, dan rasa tidak enak di perut.kalau yang menyerang tifus, hepatitis A, atau leptospirosis, tentu menjadi lain sekali.
Pada saat itu kita baru menyadari betapa perlunya cuci tangan.
Sekurangnya setiap menjelang makan, sehabis bepergian, sepulang dari rumah sakit, mengganti popok bayi, sebelum menyajikan makanan, serta setiap sehabis dari jamban atau kamar kecil. Sekadar di pegangan pintu tempat-tempat umum pun harus diwaspadai sudah tercemar bibit penyakit perut (faecal-oral).
Jadi, mari jangan abaikan untuk mencuci tangan demi mencegah penyakit.
Salam sehat,
Dr Handrawan Nadesul






