Dana USD 1 Triliun Kripto Lenyap Akibat Crypto Crash

Dana USD 1 Triliun Kripto Lenyap Akibat Crypto Crash

Banyak investor yang protfolionya turun lebih dari 50% sejak crypto crash 2 bulan terakhir ini. ( Foto: Infokumputer)

Saat ini memang ujian berat dari mata uang kritpo yang sedang melakukan adposi terhadap masyarakat luas. Banyak teknologi modern lahir, banyak crypotocurrency dibuat, namun orang-orang kripto tak mampu mencegah ‘ bad actors” meruksan kepercayaan cryptocurrency. Kejatuhan UST ( terra) dan Luna salah satu penyebab kehancuran menyeluruh kripto, selain dari kenaikan bunga The FED

Kritpo andalan seperti Bitcoin, Ethereum, Cardano, Ripple, Solana, menurut Forbes telah melenyapkan uang masyarakat senilai USD1 triliun. Gavin Wood, salah satu pendiri Ethereum memperingatkan publik untuk berhati-hati terhadap proyek cryptocurrency yang akan mereka investasikan.

“ Saya berharap orang-orang lebih memperhatikan kebohongan di balik beberapa nama mata uang kripto ketika mereka terlibat dalam komunitas, ekosistem, ekonomi,” kata Wood kepada Reuters minggu ini selama Forum Ekonomi Dunia di Davos. “Teknologi tidak dapat mencegah orang membuat kesalahan tetapi dapat membantu mereka yang ingin lebih memahami fakta dunia, apa yang mereka beli.”

Ia menyebut Ethereum/ Eth termasuk salah satu kripto andalan yang saat ini terkena dampakya. Eth turun lebih dari 65% dari harga tertinggi dan itu memukul semua ekosistem di dalamnya. Triliunan dolar terhapus dari pasar begitu cruptocurrency ambruk.

Keruntuhan cryptocurrency akhir-akhir ini memang tak lepas dari kasus UST-Terra yanga tak mampu melakukan patokan dengan nilai USD1. Ia jatuh setelah sejumlah besr UST dikeluarkan dari poolnya, menyebabkan token penopangnya, Luna tak mampu memenuhi dukungan UST. Jika pemilik TerraLabs bertindak cepat dngan menutup 80,000 Bitcoin persediannya, tentu tak akan terjaedi seperti crypto crash hari ini.

Runtuhnay Terra dan Luna memicu keraguan pasar kripto yang lebih luas. Kekhawatiran bisa memicu pada stable koin lain yang akhirnya berlomba-lomba menarik dananya, sehingga kripto berjatuhan. Tak hanya untuk jajaran kripto dengan pasar besar, tapi juga menyangkau kripto kecil apalagi kripto meme yang jumlahnya berjibun. 

Proyek yang lahir setelah era crypto crash ini dikhawatirkan diabaiakan oleh investor, padahal mereka bisa memicu kenaikan dengan utility token yang jelas. Jika para Paus Kripto tak menuangkan uangnya ke dalam kripto, akan lama pulihnya normalisasi harga kripto dunia. 

Tetapi kabar baiknya, kasus ini bisa melahirkan gagasan orang utuk membuat legalitas yang lebih jelas kepada dunia cryptocurrency sehingga mereka yang akan berbuat jahat dalam ekosistem crypto, dapat ditindak dengan hukum yang jelas dan tegas.

Musuh terbesar dunia cryptocurrency tidak sedikit. Crypto tak hanya akan menghadapi pertentangan negara atas kestabilan uang fiat ( kertas), peraturan, tapi juga “ bad actors” di dalam aset kripto seperti peretas, penipu,, dan mereka yang memiliki kepandaian dalam meramu berbagai penipuan melalui teknologi kripto itu sendiri. 

Satu Dari 10 Orang Eropa Berinvestasi di Kripto

Baru Ada 12% Warga AS Terlibat Cryptocurrency

Investasi NFT Akan Mengalahkan Aset Kripto

About Mas Soegeng

Wartawan, Penulis, Petani, Kurator Bisnis. Karya : Cinta Putih, Si Doel Anak Sekolahan, Kereta Api Melayani Pelanggan, Piala Mitra. Seorang Crypto Enthusiast yang banyak menulis, mengamati cryptocurrency, NFT dan Metaverse, selain seorang Trader.