SEIDE.ID- Elon Musk mengecam pendiri Dogecoin, Jackson Palmer dalam serangkaian tweet, terutama atas beberapa “ bantuan” yang diberikan Palmer kepadanya empat tahun lalu.
Pada tahun 2018, Musk mengeluh tentang bot Twitter yang mendorong penipuan cryptocurrency dalam balasan tweetnya. Saat itu, Palmer menawarkan untuk membagikan potongan kode yang akan membantu memperbaiki masalah untuknya. Palmer mengatakan pada saat itu: “Elon memiliki skripnya… kami mengobrol dengan baik tentang bagaimana @jack dan tim Twitter harus mengotomatisasi dan memperbaiki masalah ini pada akhirnya.”
Sayangnya, perbaikan yang dimaksud tak kunjung usai atau terabaikan. Musk yang sedang proses akan membeli twitter, tentu cemas, jika proble itu tak bisa ada solusiya. Beberpa sumber menyebut jika terjadi, Musk akan memiliki kemampuan untuk benar-benar membuat perubahan dan berupaya memperbaiki masalah tersebut. Namun, kesepakatan ditunda karena kekhawatiran bahwa mungkin ada lebih banyak akun palsu di Twitter daripada yang diklaim situs media sosial.
Namun Musk menuduh bahwa kode Palmer tidak membantu. “Anda secara salah mengklaim bahwa potongan Python Anda yang lemah menghilangkan bot,” kata Musk di Twitter. “Anak-anak saya menulis kode yang lebih baik ketika mereka berusia 12 tahun daripada skrip omong kosong yang dikirim Jackson kepada saya.”
Komentar Musk dibuat sebagai tanggapan atas tweet tentang wawancara antara outlet berita Australia Crikey News dan Palmer. Palmer belum membalas komentar apa pun pada waktu pers.
Seperti diketahui, Doge beberapa kali elojak haraganya berkata cuitan Elon Musk. Jika perselisihan ini berlanjut, bisa-bisa Doge jatuh karena cuitan Elon Musk.
- MS Sumber TheBlockCrypto Foto Financial Time
BACA
Investor Muda Tak Peduli Harga Aset Kripto Jatuh Mereka Terpikat Pada Teknologi Cryptocurrency
Mengenal Paus Bitcoin yang Mampu Memanipulasi Pasar Cryptocurrency






