Jika Mau Liburan Sebaiknya Lihat Ulasan di Insta atau Youtube ?

Seide.id – Liburan anak sekolah sudah dimulai. Waktunya sekitar dua minggu. Jika punya rencana untuk membawa anak dan keluarga berlibur menginap, segera tentukan supaya tidak kehabisan tempat.

Tapi sebelum memutuskan, mungkin hal di bawah ini bisa jadi bahan pertimbangan.

Tujuan berlibur

Apa tujuan utama berlibur?
Pertanyaan ini penting untuk dijawab agar acara liburan tidak rusak.

Sepertinya tujuan semua keluarga sama, padahal berbeda. . -Kalau sama itu namanya seminar ya..

Umumnya, apalagi orangtua, jawabannya rata-rata pakemnya sama.

“Tujuan berlibur ya untuk mengajak keluarga , anak-anak jalan-jalan..”

Maka saat berlibur kalaur anaknya cemberut, Bapaknya bilang, “Bapak sudah susah- susah ngumpulin uang buat ngajak kamu jalan-jalan, ini malah cemberut”

Ibunya ikut nambahinn ngomelin anak karena memang benar bapaknya sudah susah- susah kumpulin uang. Alhasil, saat liburan, bapak, ibu, anak, cemberut..

Sementara, tujuan saya beda. Putera saya, keduanya sudah berkeluarga.. Masing- masing punya dua putera, 7 tahun dan 1,2 tahun. Semuanya di Jakarta , tapi tidak se rumah.

Kami selalu liburan bersama. Tapi itu lewat proses, engkel -engkelan dulu.

Pasalnya, tujuan utama kami berlibur bukan untuk mengajak jalan-jalan, “Tapi untuk mengajak bersenang-senang..”

Mengajak senang-senang dan mengajak jalan-jalan adalah dua hal yang berbeda.
Jalan-jalan tapi tidak senang, untuk apa? Jadi, arti liburan bagi kami adalah mengajak bersenang-senang.

Berlibur cari santai bukan cari capek

Pekan lalu, kami berniat liburan. Seperti biasa, jumlahnya 12 orang temasuk 2 baby sitter mereka. Untuk 3 keluarga, butuh 4 kamar karena satunya untuk baby sitter.

Kenapa harus membawa baby sitter?
Ya, karena maunya liburan. Bukan maunya nguber-nguber cucu yang sedang senang- senangnya belajar jalan dan larian sambil nabrak-nabrak.

Perlukah mencari referensi tempat?

Perlu, jika belum pernah menginap di situ.
Sedang kali ini kami berniat sewa vila. Karena belum pernah sewa, disarankan untuk melihat ulasan di Youtube dan Instagram. Saya pun ikutan mencari .

Ketemu. Tempatnya luar biasa. Sepanjang mata memandang, hijau menghampar. Tertulis, “Dibangun dilahan sekian hektar.,”

Tayangan bergerak. Muncul jembatan dari bambu-bambu untu pintu masuknya. Saya terkesima .. Wah, back to nature..
“Semoga saja vila ini menyediakan atribut camping. Jangan hanya flyng fox.”

Terbayang mengajak cucu camping. Lalu malamnya kami bikin api unggun dan duduk mengelilinginya sembari saya bicara tentang kekayaan alam Indonesia.

“Tongkat kayu dan batu jadi tanaman..”

Tempat ini cocok sekali. Tapi pas di klik untuk pesan tempat, muncul keterangan,
“Di sini segera dibangun Pondok Pesantren x”

Wah, salah alamat Kenapa tidak bilang dari tadi ya..

Cari lagi. Dapat. Vila besar, fasilitasnya bagus. Ini saja… Di klik, muncul tulisan,

“Maaf, hanya disewakan untuk Muslim. Yang punya maunya begitu.”
Ya sudah…Kita juga maunya senang-senang kog, bukan mau cari ribut.

Lanjut, ketemu lagi. Vila enam kamar. Dengan pilar- pilar dan dekor kecoklatan, kesannya temaram tapi artistik, saya suka.

Mungkin vila ini ingin meniru Amanjiwo Resort Magelang. Memang tidak ada pemandangan Candi Borobudur, tapi suasananya mirip Amanjiwo di waktu malam kalau kita ke luar kamar karena hanya diterangi obor. Tapi kalau yang ini, tanpa obor temaramnya.

Penasaran, saya baca percakapan tanya jawab dari calon penyewa sebelumnya.

“Admin, vila ini ada hantunya ga ..??”
Spontan saya cekikikan. Batal. Saya tidak penakut, tapi menantu. Dia pasti teriak.

Di grup, putra saya japri. Dia sudah dapat dari Instagram. Lokasinya di Sentul. Vilanya bagaimana ?

“Okelaaah..Di sana bagus-bagus. Aku kan sering lewat. Nanti aku lihat deh ” katanya.

Kebetulan dia sering ke Sirkuit Sentul. Anak saya pembalap. Jadi biar dia saja. Tapi besoknya lagi, dia ngomel-ngomel di grup.

“Vila apaan itu. Parah. Foto 10 tahun lalu kali’ di posting di Insta. Untung aku pas ke Sentul. Ngliat depannya aja, aku males banget.. “

Pertanyaannya, bisakah ulasan di Youtube dan Instagram dipercaya?

Sulit untuk menjawabnya. Pasalnya, jika yang posting pengelola tempat, dia pasti bilang, ” Tempatnya bagus..”

Begitu juga dengan pengulas. Mungkin dia tidak bohong, bahwa tempat yang dia inapi bagus.. Tapi masalahnya, standar bagus dan tidaknya tiap orang , berbeda.

Jadi, daripada ribet..Yang pasti-pasti saja, Hotel. Dengan standar bintang yang berlaku internasional, semuanya jelas. Tidak bikin pusing karena tujuannya mau senang-senang, bukan mau cari susah..
(ricke senduk)

Unggah Meme Jokowi, Roy Suryo Minta Maaf Pada Umat Budha

Avatar photo

About Ricke Senduk

Jurnalis, Penulis, tinggal di Jakarta Selatan