Korea Selatan Berikan Pengampunan untuk Mantan Presiden Park Geun-hye

Mantan Wanita Presiden Korea Selatan ini telah diampuni, setelah menerima hukuman penjara 20 tahun atas tuduhan korupsi.

Seide id – Jelang pemilihan umum pada Maret 2022 mendatang, Kementerian Kehakiman Korea Selatan berupaya “mengatasi konflik sosial” dengan memberikan pengampunan kepada mantan Presiden Park Geun-hye.

Pada hari Jumat (24/12), Kementerian Kehakiman Korea Selatan menyampaikan informasi terkait mantan Presiden Park Geun-hye yang telah diampuni. Park telah dipenjara karena tuduhan korupsi.

Park, presiden perempuan pertama Korea Selatan merupakan putri mendiang otoriter Park Chung-hee.

Pendahulunya Lee Myung-bak, juga menjalani hukuman penjara karena tuduhan korupsi, namun belum diampuni.

Mengapa Park Diampuni?

Menteri Kehakiman Korea Selatan Park Beom-kye mengatakan bahwa “pengampunan mantan presiden diberikan untuk menyembuhkan konflik sosial dan memulihkan komunitas lokal”.

Pendukung dan politisi dari partai oposisi People Power telah menyerukan pengampunan untuk Park menjelang pemilihan presiden bulan Maret.

Lee Jae-myung dari Partai Demokrat yang berkuasa dan Yoon Suk-yeol dari People Power terlihat bersaing ketat dalam jajak pendapat baru-baru ini.

Park Geun-hye saat menjadi presiden Korsel.

Park Geun-hye sudah menjalani hukuman penjara selama 20 tahun, putusan untuk Park sudah diproses pengadilan negara tersebut sejak Januari lalu, karena skandal korupsi yang luas, hingga memaksanya turun sebagai presiden pada tahun 2017.

Dia dinyatakan bersalah karena berkolusi dengan orang kepercayaannya, Choi Soon-sil, untuk menerima puluhan miliar won dari konglomerat besar.

Park juga didakwa atas tuduhan mengambil dana secara ilegal yang dialihkan dari anggaran badan intelijen Korea Selatan.

Skandal itu memicu protes besar-besaran selama berbulan-bulan di jalan. Itu juga menyebabkan penangkapan kepala dua konglomerat, termasuk Samsung Electronics. – DW/dms.

About Supriyanto Martosuwito

Menjadi jurnalis di media perkotaan, sejak 1984, reporter hingga 1992, Redpel majalah/tabloid Film hingga 2002, Pemred majalah wanita Prodo, Pemred portal IndonesiaSelebriti.com. Sejak 2004, kembali ke Pos Kota grup, hingga 2020. Kini mengelola Seide.id.