Meme Kartun ini merupakan avatar pendiri TerraLabs, Do Kwon yang sedang menjadi berita tentang hal buruk dalam cryptocurrency setelah kejatuhan UST Terra dan Token Luna. ( Foto: Twitter)
SEIDE.ID-Belum selesai dengan kejatuhan Terra-Luna yang menyakitkan dan membuat crypto terpuruk, pendiri TerraLabs, Do Kwon selalu menjadi incaran tiga kelompok. Kelompok pertama adalah investor yang dirugikan. Kelompok kedua adalah sesama orang kripto yang jengkel dengan tabiat angkuhnya dan kelompok ketiga adalah penegak hukum yang sedang mengumpulkan bukti untuk menyeret Kwon ke penjara.
Salah satu kelompok masyarakat dengan nama samaran di Twitter sebagai FatMan, menulis dua hal penting tentang Terra-Luna.
Pertama bahwa dengan sengaja Do Kwon mengakali membuat protokol bayangan seakan itu adalah platform resmi, padahal itu bayang-bayang dalam tipu daya Kwon mengakali uang para investor. Yang kedua Do Kwon sendiri tidak disukai oleh karyawan-karyawannya. Ingat , ketika TerraLuna jatuh, keesokan paginya semua ahli TereraLabs mengundurkan diri dari kantornya dan memilih bekerja untuk orang lain dan meninggalkan Do Kwon.
Aib Bagi Industri Crypto
Salah satu karyawan TereraLabs di bawah kepemimpinan Do Kwon bernama Hyungsuk Kang, kabrnya telah diwawancarai FatMan pada tahun 2020 saat kang meninggalkan Kwon.
Kepada FatMan, mantan karyawan TFL ini menyebut “Do Kwon adalah aib bagi industri blockchain. Saya mencoba menghentikannya untuk memulai skema tercela ini, tetapi tidak ada seorang pun yang lain berdiri di hadapannya.”
Skema tercela ? Menurut petinggi IMF, jika stablecoin tidak memiliki aset realitas seperti dolar, maka bisa disebut token itu menggunakan skema Ponzi aau Piramida. Tinggal dilihat motifnya. Lama-lama pasti akan ambruk karena uang besar sudah dinikmati si pemilik. Pernyataan petinggi IMF ini dikeluarkan setelah jatuhnya stablecoin UST Terra.
Karyawan Do Kwan yang bekerja di Luna Foundation Group ini menurut FatMan telah mencoba membuat orang mendengarkan, tetapi mereka dibutakan oleh keserakahan. Mereka mengatakan kepada saya – ‘Jika Anda mematuhinya secara membabi buta, Anda akan sangat dihargai.’ Ini membuatku jijik sampai ke intinya. Saya harus pergi – saya tidak bisa melakukannya. Saya harus melakukan apa yang benar,” ujar Kang berapi-api.
Menurtnya, orang-orang dengan tipe dan sifat seperti Do penuh dengan kesombongan. Mereka pikir mereka bangsawan. Orang-orang ini benar-benar lebih buruk daripada orang Korut – ego dan kurangnya akuntabilitas mereka tidak terbatas. Budaya perusahaan itu menjijikkan di berbagai tingkatan. Mereka termasuk di Neraka.”
Hyungsuk Kang saat ini bekerja dengan jaksa Korea untuk memberikan bukti dan kesaksian untuk membantu kasus mereka melawan TFL dan kerusakan yang telah mereka lakukan terhadap masyarakat Korea dan dunia. Saya telah diundang untuk membantu upaya ini dan berharap untuk segera bekerja sama dengan mereka, kata Kang.
Di samping itu, beberapa kelompok masyarakat investor Luna dan UST Tera sedang mempertimbangkan untuk melakukan Class Action untuk menyeret Do Kwon, jika ternyata tak mampu mengembalikan investasi mereka dan ketahuan bahwa apa yang dijalankan Kwon adalah tipu daya invstasi.
- MS Sumber Info dan Foto: Twitter
Perkenalkan ‘Crypto Boy’ Tiktok dan NFT Sosialnya






