Meski penerbangan nasional milik Itali, ITA Airways terbang tinggi, tapi sesungguhnya di daratan, ada gejolak. Para mantan Pramugari Alitalia memprotes managemen karena banyak teman mereka kehilangan pekerjaan serta pemotongan gaji yang seenaknya sendiri oleh manajemen.
Mantan Pramugari Italia itu Protes PHK dan Pemotongan gaji mereka dengan melepas pakaian mereka. Di Campidoglio, bekas alun-alun yang didesain ulang Michelangelo, dimana Roma berkuasa 2,000 tahun lalu, sekitar 50 mantan pramugari muncul dengan pakaian seragam Alitalia, kemudian serentak dan kompak, melepaskan pakaian seragam penerbangan, dan tetap berdiri hanya dengan memakai pakaian dalam mereka sambil berteriak. “ Kami adalah Alitalia”
Ini adalah demonstrasi untuk memprotes tak hanya soal kehilangan pekerjaan mereka, tapi juga kontrak yang diberikan mereka yang saat ini ditahann oleh pihak ITA Alirways. Mereka juga protes karena para pramugari senior yag tetap bekerja, dibayar sangat rendah.
Hilanagnya Senioritas
Salah satu pramugari ITA Airways membeberkan fakta pkepada CNN bahwa selain soal potongan gaji, mereka juga telah kehilangan senioritas. Mereka tidak diberi tahu kapan saatnya mereka bisa bekerja kembali.
Pemimpin Ita Airways menyebutkan pada CNN bahwa selain potongan gaji, mereka juga telah kehilangan senioritas. Mereka juga tak akan diberitahu kapan mereka bisa bekerja kembali berhubung kondisi saat ini yang menimpa siapa saja.
Presiden penerbangan Altavilla sebelumnya pernah menyebut bahwa ancaman aksi mogok yang dilakukan para pramugari ini sebagai suatu hal yang sangaat memalukan nasional. Para mantan pramugari Italia Protes soal PHK dan Pemotongan Gaji dengan melepas pakaian mereka dianggap tragedi nasional.
Dikabarkan bahwa staf maskapai penerbangan telah menyetujui kondisi kerja saat ini. Tawar-menawar kontrak sudah selesai. Semua setuju. Mereka telahh menandatangani kontra yang kami kirimkan kepada mereka, kata Atavilla.
Semua Diperbarui Kecuali Karyawan
Pesawat Italia ITA telah mengubah livery ( corak cat pada badan pesawat) pesawat baru mereka, namun tidak ada hal baru soal kerja pramugari. Dari 10,500 staf Alitalia, hanya 2,800 yang dipekerjakanm ITA.
Maskapai baru itu, telah mempertahankan 52 dari 110 pesawat Alitalia yang dioperasikan. Menurut Reuter pihak Alitalia telah memperbaruhi armada Airbus yang gres dengan warna indah dengan seragam kru hingga tempat duduk yang indah. Untuk penumpang selalu indah, tapi tidak untuk pekerja mereka.
Masyarakat yang melihat kisruh di ITA menyebut wajar kalau para mantan pramugari Italia Protes soal PHK dan Pemotongan Gaji dengan melepas pakaian mereka. – MS/ CNN Travel
TULISAN MENARIK LAIN:
Upaya Menyelamatkan Garuda Indonesia Menjelang Bangkrut
Para Pelaku Wisata Dapat Pelatihan Pemandu Wisata dari Disbudpar di Batam






