Menikmati Keretaapi Kafir !

Menikmati Kereta Api Kafir!

Tak ada yang bisa dan berani membangun keretaapi menuju Tibet. Jarak tempuh keretaapi ini 1,142 km menghubungkan Tibet, Lhasa dengan kota Nyingchi. Sepanjang perjalanan, udara ekstrem dengan lokasi yang sebenarnya teramat sulit untuk dibuat keretaapi menuju Tibet. Namun karena keinginan China merangkul Tibet, upaya imposible itu menjadi possible.

Kereta China Untuk Tibet

Lihatlah proses pembuatan jalur keretaapi itu di National Geography. Ada tanah bukit, lumpur bahkan tanah keras yang ketika diinjak sorenya tiba-tiba amblas. Tak ada yang bisa membuat jalur kereta ekstrim itu kecuali China. Keretaapi Qinghai-Tibet menjelajah ke 31 wilayah provinsi di China daratan.

Lokasi jalur keretaapi ini berada di ketinggian 3,000 meter di atas permukaan laut. Jalur Lhasa-Nyingchi sendiri menempuh 47 terowongan, 2 jembatan yang mencakup 75% seluruh perjalanan.

Ada jembatan KA Zangmu sepanjang 525 m, jembatan lengkung dan pemandangan spektakuler selain cuaca yang berganti ekstrem.  Semua ini ditempuh China selama pembuatan sekitar 6 tahun, dengan banyak karyawan yang meninggal demi meraih simpati Tibet yang tidak senang “dicaplok” China. Namun orang Tibet senang adanya kereta buatan China ini dan mereka menikmati kemudahaan ini.

Kereta China Untuk Haji

Di Arab, juga ada Kereta Api Cepat Haramain. Kecepatannya 360 KM. Ini sama dengan jarak Mekkah – Medinah. Biasanya orang menempuh perjalanan 5 jam. Namun dengan KAC ( Kereta Api Cepat) Haramain ini, hanya ditempuh setengahnya, alias hanya 2,5 Km. 

Mengapa China ? Bukankah banyak kaum Muslim tak suka China ? Ini negara Arab Saudi yang modern. Arab bekerjasama dengan siapapun yang  dapat membantu kemajuan Arab, tak peduli kafir atau tidak. 

Pihak Arab sudah melelang pekerjaan ini secara terbuka, namun tak ada yang berani nekad, setelah banyak negara membuat survei. Problem utamanya adalah padang pasir yang tidak rata, tidak stabil dan sering dijumpai pasir  tenggelam. Hembusan angin kencang membuat butir pasir beterbangan, menutup rel kereta. Apalagi suhu tinggo hingga 55 C. Dingin mencekam, panas membara. 

Dibutuhkan teknologi tinggi unuk mengatasinya. China punya. 

Sekarang, kereta buatan China itu mengangkut 60,000,000 penumpang per tahun. Kebanyakan orang Indonesia yang mendewakan Arab dengan memberi Rp 450 triliun kepada Arab untuk berhaji. Orang-orang Indonesia ini menikmati kereta mewah China, yang tak mereka sukai.  Kereta ini melayani sebanyajk 136 jam setiap musim haji dan menjadikan jutaan orang Indonesia yang naik kereta China ini menjadi haji.

TULISAN LAIN

Ketika Stasiun Tanpa Kereta Api

Mafia Lahan di Kereta Cepat Jakarta-Bandung

About Mas Soegeng

Wartawan, Penulis, Petani, Kurator Bisnis. Karya : Cinta Putih, Si Doel Anak Sekolahan, Kereta Api Melayani Pelanggan, Piala Mitra. Seorang Crypto Enthusiast yang banyak menulis, mengamati cryptocurrency, NFT dan Metaverse, selain seorang Trader.