Tesla, Microstrategy & El Salvador Kehilangan Triliunan karena Bitcoin 

Tesla, Microstrategy & El Salvador Kehilangan Triliunan karena Bitcoin

Robert Kyosaki menganjurkan membeli emas dan Bitcoin jika terjadi inflasi atau ekonomi crash.

Bitcoin jatuh. Dari harga lama berbulan-bulan di Rp 850 juta, kini Bitcoin bisa diperoleh dengan hanya Rp  315 juta. Kecelakaan Bitcoin telah menghancurkan dunia kripto, membuat banyak orang putus asa karena investasi mereka perlahan-lahan menguap.  Tak hanya investor skala kecil yang menemukan diri mereka dalam masalah. Para pemain besar mengalami kerugian besar. 

 El Salvador, yang menjadikan Bitcoin sebagai alat pembayaran yang sah pada September 2021, memegang 2.301 bitcoin pada saat terjadi kecelakaan.  Presiden Bukele, yang telah lama menjadi advokat aktif untuk Bitcoin, akhirnya mempertaruhkan uang pembayar pajak, yang sejak itu kehilangan 44,26% nilainya sebagai akibat bitcoin crash.  Kehilangan $46.001.029 bukanlah kabar baik bagi negara mana pun, apalagi yang sudah menghadapi gejolak keuangan.

 Raksasa teknologi juga mengalami stress akibat Bitcoin.  Pada bulan April, perusahaan analitik data MicroStrategy, pemegang bitcoin perusahaan terbesar, dilaporkan memiliki 129.218 bitcoin.  Mengingat nilai investasi Bitcoin yang turun 17,98%, perusahaan secara efektif telah kehilangan $1,043,373,470. Saat tulisan ini dibuat, kemungkinan besar, kerugiannya semakin memuncak. Terlebih jika dikaitkan dengan persoalan pinjam-meminjam aset kripto satu ini, 

 Pembuat mobil listrik Tesla, Elon Musk, menurut CoinGecko, memiliki 48.000 bitcoin.  Dengan jatuhnya kripto terkemuka, perusahaan telah kehilangan sekitar $412.859.869 dalam hal nilai investasinya.

 Galaxy Digital Holdings, sebuah lembaga perbankan, memegang 16.402 bitcoin, yang mengakibatkan penurunan $237.484.842.  Coinbase, sebuah platform untuk perdagangan mata uang kripto, memiliki 4487 bitcoin, dan melihat investasi mereka menyusut sebesar $28.565.642.  Perusahaan Fintech Block Inc telah membeli 8027 bitcoin, menyebabkan kerugian sebesar $159.801.538.

 Hut 8 Mining Corp, salah satu penambang mata uang digital terbesar di dunia, memiliki 4.724 Bitcoin, yang merupakan pengurangan nilai perkiraan sebesar $39.451.292.

Optimis vs skeptis

 Meskipun Bitcoin jatuh secara dramatis, jauh dari level tertinggi sepanjang masa sebesar $68.000 yang ditetapkan pada bulan November, banyak ahli masih memperkirakan harga Bitcoin akan naik di atas $100.000 yang membuat beberapa investor tetap memegang Bitcoin dan berharap yang terbaik dalam investasi. 

 Para skeptis kripto yang lebih ekstrem memproyeksikan Bitcoin turun ke level $10.000 pada tahun 2022, tetapi jalan tengah antara dua kutub yang berlawanan ini adalah bahwa cryptocurrency masih bisa naik ke $100.000, hanya dalam waktu singkat jika terjadi permintaan besar-besaran.  Memang, banyak investor masih percaya memegang aset kripto Bitcoin sebagai solusi yang lebih tepat. Telebih sisa Bitcoin kini tinggal di bawah 900,000 Btc

  • MS Sumber Paulina OkunytÄ— Foto Cripoto Noticias

Hacker Mengembalikan Crypto Yang Dijarah Senilai 432 Miliar

Inikah Akhir Dari Era Cryptocurrency ?

Sebanyak 75% Aset Kripto Akan Bangkrut Menurut CEO Galaxy

About Admin SEIDE

Seide.id adalah web portal media yang menampilkan karya para jurnalis, kolumnis dan penulis senior. Redaksi Seide.id tunduk pada UU No. 40 / 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik (KEJ). Opini yang tersaji di Seide.id merupakan tanggung jawab masing masing penulis.