Mengenal Paus Bitcoin yang Mampu Memanipulasi Pasar Cryptocurrency

Mengenal Paus Bitcoin yang Mampu Memanipulasi Pasar Cryptocurrency

Kita sering mendengar dan membaca tentang Bitcoin Whale alias Paus Bitcoin. Yakni mereka yang menyimpan Bitcoin lebih dari Nitcoin senilai lebih dari US$ 1,000,000. itu 3 tahun lalu, Sekarang klecenderungan [enyebutan Paus Bitfooin adalah mereka yang memiliki Bitcoin senilai US$ 1 miliar lebih. 

Paus Bitcoin tidak hanya indivodu, melainkan juga entitas, kelompok maupun perusahaan yang menuimpan Bitcoin dalam jumlah sangat besar. Salah satu alasan mengapa perusahaan membeli ribuan Bitcoin, bahkan ada perusahaan yang setiap bulan menghabiskan miliaran dolar untuk membeli Bitcoin. Sebab Bitcoin menguntungkan dibanding uang mereka disimpan dalam bank atau emas. 

Bahkan, mereka dapat menciptakan pasar Bitoin.l Artinya pasar Bitfoin bisa mereka bikin naik atau turun karena mereka memiliki modal Bitcoin besar yang dapat mengubah suasana pasar kripto. Dengan kata lain, mereka mampu memanipulasi mata uang kripto yang intinya, tetap menguntungkan mereka.

Sosok Paus Bitcoin

Kenapa pemegang Bitcoin atau lebih luas pemegang cryptocurrency besar disebut Paus, saya kira terinspirasi dari cara bergeraknya paus di perairan terbuka yag sering mengganggu ikan-ikan kecil berenang. Paus adalah pemiik kripto terbesar sedang ikan kecil adalah investor kecil seperti kita ini. 

Saat ini, seluruh marketcap cryptocurrency, 44,27 % dikuasai Bitcoin, Ethereum 19,15%, Cardano 3,54%, BNB 3,44%, Tether 3,17%, XRP 3,0%. Sisanya 20% tersebara di 18,986 berbagai jenis mata uang kripto. 

Paus Bitcoin bisa menjadi masalah bagi Bitcoin dan investor kecil karena komnsentrasi kekayaan terbesar Bitcoin ada di tangan mereka. Jika ia tidak bergerak dan menurunkan likuiditas mereka, bisa berbahaya. Apalagi jika taiba-tiba Paus Bitoin memindahkan dana mereka seara tiba-tiba dan serentak, para investor akan ikut-ikutan dan jika ternyata itu pancingan saja, Bitcoin lain akan tersedot ke mereka yang tiba-tiba juga langsung membelinya.

Paus Bitroin dapat menciptakan kondisi pasar untuk melakukan spekulasi di antara ikan-ikan kecil, yang dapat mengakibatkan lingkaran setan di mana harga menjadi tidak terikat pada fundamental yang mendasarinya.

 Jika dua tahun lalu nama pembeli Bitcoin dalam jumlah besar atau Paus Bitfoin tak diketahui namanya, sekarang, mereka terang-terangan. Bahkan ketika mereka sedang membeli Bitfoin dalam jumlah besar pun, mereka malah sering mempertontonkan diri dengan membuat status di twiiter.

Satoshi Nakamoto

Dengan nama samaran Satoshi Nakamoto, sebagai pencipta Bitcoin diperkirakan memiliki 1,1 juta BTC, yang kemungkinan tersebar di beberapa dompet yang saat tulisan ini dibuat dengan nilai Bitcoin di haraga rp 570,000,000, Satoshi mengantongi kekayaan Rp 627 triliun.

Michael Saylor

Michael Saylor adalah CEO dari perusahaan software MicroStrategy. Ia merupakan salah satu eksekutif paling terkenal, bahkan majalah People memasukkan namanya ke dalam daftar Most Eligible Bachelors. Gelar tersebut didapatkan berdasarkan dua langkah besar membuatnya masuk dalam daftar ini.

Pada Desember 2020, MicroStrategy mengumumkan bahwa mereka menggunakan dananya dan meminjam sebesar 650 juta dolar AS untuk membeli 70.784 Bitcoin seharga 1,1 miliar dolar AS pada saat itu (apabila menggunakan nilai saat ini, total berkisar 2,5 miliar dolar AS).

Langkah tersebut nyatanya telah membantu mendorong saham perusahaan untuk naik hingga lebih dari 300 persen. Selain itu, Saylor juga mengatakan bahwa dia secara pribadi memiliki Bitcoin sebanyak 17.732 BTC.

Tyler dan Cameron Winklevoss 

Mereka menjadi miliarder setelah menyelesaikan gugatan dengan Mark Zuckerberg dan menghabiskan USD 11 juta uang tunai yang mereka terima untuk membeli 1,5 juta Bitcoin seharga USD 120 per koin pada waktu itu.

Mereka menjadi miliarder pertama di ekosistem crypto setelah lonjakan harga Bitcoin pada akhir 2017. Forbes memperkirakan kekayaan bersih mereka masing-masing USD 5 miliar atau Rp 72 triliun. 

Tim Draper 

Tim adalah keturunan dinasti investasi Silicon Valley dan juga mitra pendiri perusahaan modal ventura Draper Fisher Jurvetson. Pada 2014, Draper sempat menjadi pemilik Bitcoin terbanyak di dunia karena telah membeli sebanyak 29.656 Bitcoin melalui pasar gelap Silk Road yang seharga 18,7 juta dolar AS. Namun, kemudian disita oleh US Marshals.

Beberapa lembaga juga tercatat pernah memiliki Bitcoin terbanyak di dunia. Lembaga penegak hukum Bulgaria berhasil merebut 213.500 BTC pada 2017 sebelum mata uang crypto menembus harga USD 20.000 untuk pertama kalinya. Jika koin-koin ini masih dipegang hingga saat ini, mereka akan bernilai USD 8,9. Biro Investigasi Federal juga pernah masuk ke dalam daftar. Biro tersebut berhasil menyita 144.000 BTC ketika menutup situs Silk Road sepanjang 2013. Sayangnya, biro itu akhirnya menjual tangkapan kripto ini dengan harga rata-rata USD 334 per koin.

Dari catatan Seide, para Paus Bitcoin lain pemegang Bitcoin/ BTC adalah :

Micro Strategy – 121.040 BTC 

Tesla – 48,000 

Gakaxy Digital -16,492

Square – 8,027

Riot Blockchain – 1,275

Biyaget Digital – 1,238

Nexon – 1,717

Coinbase – 4,483

Hut & Minibg -4,743

Marathon Digital Homdings – 4,813

Akar Ada – 1,170

Meituan – 940

Coun Citadel – 514

Crypherpunk Holdings – 359

Bigg Digutak Assets – 329

Advancr Bitcoin Technologies AG – 254 

DihitakX – 2015

Hivr Blockchain – 211

Cathesra Bitcoin – 116

  • MS Sumber Investopedia, Seide, Carloline Bantaon Foto Medium

BACAAN LAIN

Cara Mengelola Portfolio Kripto Kita

Agen Rahasia AS Selamatkan Kripto Dari Peretas

Cara Melindungi Aset Kripto Anda Agar Tidak Dicuri: Jangan Ada di Bursa Kripto

About Mas Soegeng

Wartawan, Penulis, Petani, Kurator Bisnis. Karya : Cinta Putih, Si Doel Anak Sekolahan, Kereta Api Melayani Pelanggan, Piala Mitra. Seorang Crypto Enthusiast yang banyak menulis, mengamati cryptocurrency, NFT dan Metaverse, selain seorang Trader.