Penyebab Ethereum Turun Meski Berhasil Melakukan Penggabungan

Penyebab Ethereum Turun Meski Berhasil Melakukan Penggabungan ( Foto Zipmex)

Saat Ethereum berpindah dari POW ke POS, The Fed menaikkan suku bunga dan Bursa AS memberi cap Ethereu sebagai sekuritas, yang harus patuh pada hukum ketat sekuritas di Amerika. ( Foto: Zipmex)

Perihal mengapa Ethereum 2.0 yang sukses bergabung ini justru turun, mudah-mudahan bisa menjelaskan semua penyebab gonjang-ganjing ini. Mari kita periksa kejadiannya. Penggabungan Ethereum terjadi pada Kamis 15 September 22. Dua bulan sebelumnya, Juli dan Agustus, telah muncul kabar tentang penggabungan dan pada Juli, harga Ethereum naik drastik, sementara yang lain justru turun.

The Merge Tertimpa Suku Bunga

Tepat hari penggabungan, inflasi di Amerika sudah tak bisa ditahan lagi, namun The Fed terus berusaha menahan inflasi dengan cara menaikkan suku bunga. Otomatis, semua instrumen keuangan mulai dari saham, obligasi dan kripto nyungsep. Keheibatan penggabungan Ethereum kalah dengan kenaikan suku bunga. 

Sehari kemudian, pada Kamis sehari setelah penggabungan, muncul pernyataan dari Ketua SEC Gary Gensler bahwa cryptocurrency yang dilakukan Ethereum melalui Proof Of Stake dapat dianggap sebagai sekuritas !

Ini pernyataan menohok dari pejabat pemerintah terhadap cryptocurrency. Kripto sebagai sekuritas itu artinya kripto harus patuh pada peraturan sekuritas dan di bawah pengaturan institusi pemerintah. Padahal kripto dilahirkan untuk menjadi diri sendiri. Tidak di bawah naungan pemerintah. Akibatnya semua investor kabur. Mereka khawatir jika kripto semacam Ethereum nanti terkena sanksi, uang investor terkatung-katung tidak jelas. 

Kontrak Investasi

 Di bawah konsensus baru, Ethereum menawarkan pengembalian kepada deposan dalam proses yang biasa dikenal sebagai “mempertaruhkan.”  Gensler berpendapat bahwa aset asli dari blockchain proof-of-stake dapat lulus uji Howey, tes kritis yang digunakan untuk menentukan apakah suatu aset memenuhi syarat sebagai kontrak investasi, dan karena itu, kripto  berada di bawah undang-undang keamanan federal.

Komentar Ketua SEC ini tak hanya memukul Ethereum. Melainkan seluruh aset kripto yang tiba-tiba menjadi lautan merah alias bearsih. Para pedagang, para investor ini sangat ketakutan jika uang mereka di dompet kripto hilang. Setiap ucapan orang berpengaruh, baik pejabat atau selebritas, senantiasa berpengaruh pada nilai kripto. 

Elon Musk yang membuat stiker di akun twitternya dengan gambar anjing saja, tiba-tiba bisa menaikkan harga Dogecoin ribuan persen hanya dalam beberapa jam usah berkomentar. Apalagi pejabat pemerintahan semacam The Fed, SEC, IMF dan seabreg institusi keuangan lain. 

Di sini, kripto tampak lemah, tidak memiliki landasan kuat, dan mudah terombang-ambing.

BACA JUGA

Investor Diperingatkan The Fed tentang Investasi di Bitcoin, Ethereum, Ripple dan Solona.

Penyebab Kripto Tumbang oleh The Fed atau Mt Gox Membagi Bitcoin

Teka Teki Inflasi Dari Bank Sentral AS

About Mas Soegeng

Wartawan, Penulis, Petani, Kurator Bisnis. Karya : Cinta Putih, Si Doel Anak Sekolahan, Kereta Api Melayani Pelanggan, Piala Mitra. Seorang Crypto Enthusiast yang banyak menulis, mengamati cryptocurrency, NFT dan Metaverse, selain seorang Trader.