Firaun

Seide.id -Saya tidak habis pikir orang sekelas Aa Gym, Amien Rais, dan yang terbaru Cak Nun, kok ya tidak paham bahwa Firaun hanyalah gelar atau jabatan yang diberikan kepada para penguasa Mesir Kuno.

Sama seperti kaisar, raja, khalifah, atau presiden, firaun juga ada yang baik dan jahat. Dalam Al Quran Firaun jahat tercatat hidup di masa Nabi Musa, yaitu Ramses I dan II. Sedangkan Firaun baik tercatat hidup di masa Nabi Yusuf. Itulah Firaun yang, karena mimpinya ditafsirkan Yusuf bakal ada paceklik selama tujuh tahun, mengangkat Yusuf menjadi semacam kepala bulog saat ini.

Kalau banyak yang heboh gara-gara ucapan Cak Nun yang bilang Jokowi itu Firaun, sebetulnya kita tidak perlu emosi. Dia kan tidak bilang kalau Jokowi setara dengan Firaun Ramses. Bisa jadi maksudnya setara Firaun Amenhotep III yang menurut para ahli sejarah, infrastruktur buatan di era dia berkuasa paling megah dan keren.

Sejak Indonesia merdeka, kita sudah punya tujuh presiden. Sama dengan Firaun, tidak semua baik dan tidak semua jahat. Yeekaaan.

Buat saya, Jokowi itu ya presiden baik. Boleh dong. Kalau Cak Nun menganggap Jokowi presiden jahat itu masalah dia. Karena kalau Presiden Soeharto yang menurut saya jahat, tapi menurut Cak Nun baik, gimana dong.

Waktu baru belajar agama dan belum banyak membaca sejarah, saya sama kayak Aa Gym, Amien Rais, dan Cak Nun sekarang, mengira semua firaun penguasa jahat. Sama dengan saat itu saya juga mengira semua ustad adalah guru agama yang baik.

Di kemudian hari baru saya tahu ternyata tidak semua firaun penguasa jahat dan tidak semua ustad guru agama yang baik. Ternyata ustad ada juga yang brengsek, mata duitan, bahkan belakangan ketahuan banyak ustad cabul.

Piye Cak. Presiden yang jenengan bilang firaun itu adalah presiden yang cinta rakyat, percaya adanya Tuhan, dan pernah mendapat kehormatan masuk ke dalam Ka’bah lho. Sejak kapan firaun percaya Tuhan, Cak?

Salam damai.

Ramadhan Syukur

Prank Ormas

Avatar photo

About Ramadhan Syukur

Mantan Pemimpin Redaksi Majalah HotGame, dan K-Pop Tac, Penulis Skenario, Pelukis dan menekuni tanaman