RPA Perindo Berharap Pelaku Pelecehan Anak Dihukum Maksimal

Seide.id – Setelah sekian lama, akhirnya
HJ (40), pelaku kekerasan seksual pada anak di bawah umur (6) warga Cempaka Putih, ditangkap. Relawan Perempuan dan Anak Perindo (RPA Perindo) berharap pelaku dihukum maksimal.

“Benar. HJ pemerkosa anak di bawah umur telah ditangkap Rabu (18/1/2023) oleh Polres Metro, Jakarta Pusat,” jelas Ketua Umum RPA Perindo, Jeannie Latumahina, Jumat (20/1).

Selama ini, partai Perindo dikenal peduli dan bekerja nyata turun tangan melindungi hak perempuan dan anak. Lantas bagaimana langkah selanjutnya?

“Kami akan terus memantau dan menindaklanjuti demi memastikan keamanan anak-anak. Ini agar generasi penerus bangsa terhindar dari predator yang bisa mengganggu masa depan mereka,” ungkapnya.

Menurut Jeannie, dengan adanya penangkapan ini, ia berterima kasih kepada jajaran Polres Metro Jakarta Pusat. Namun, Jeannie meminta agar penanganan kasus serupa dan kasus-kasus lainnya prosesnya tidak lama, seperti laporan dimaksud.

“Sebagai catatan ini adalah proses yang paling lama, delapan bulan baru pelakunya ditangkap. Harapan kami supaya secepatnya diproses sesuai UU yang berlaku dan pelaku mendapat hukuman yang maksimal,” pungkasnya.

Ditangani Psikolog

Sebelumnya, korban yang baru berusia 6 tahun sempat mengalami kondisi suka tertawa dan berbicara sendiri.

“Dengan kawan-kawan anak sebayanya dia emosional,” kata R, Ibu korban.

Namun, dengan dibawanya korban oleh RPA Perindo ke Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) untuk pemulihan psikisnya, kondisinya membaik.

Ketua RPA Perindo, Jeannie Latumahina bersama R.

R (39), mengucapkan terina kasih. Ia pun menjelaskan, konsultasi sudah dilakukan dengan menjalani rangkaian sebanyak empat kali didampingi RPA Perindo.

“Alhamdulillah dia sudah pulih berkat P2TP2A di daerah Pulogadung itu. Dokter psikolog dan dokter anaknya sudah membantu, terima kasih,” ucapnya di Kantor RPA Perindo.

Penuntasan kasus ini dikawal penuh RPA Perindo mulai dari pendampingan hukum hingga perawatan pemulihan korban.

Jeannie menghimbau kepada mereka yang mengalami kekerasan, agar jangan takut untuk melapor.

Korban akan dibantu sepenuhnya, baik pendampingan secara hukum sampai pada pemulihan phisik mau pun psikis tanpa dikenakan biaya sama sekali.

“Jangan takut. Anda tidak akan sendirian, kami mendampingi. Kami mengerti semua kesakitan dan kepedihan yang Anda rasakan ketika menjadi korban kekerasan,” ungkap Jeanie.
(ricke senduk)

Membangun Sumber Ekonomi Baru Menghadapi Ancaman Resesi Global

Avatar photo

About Ricke Senduk

Jurnalis, Penulis, tinggal di Jakarta Selatan