Uni Eropa Mulai Menerapkan Sanksi Bagi Rusia

Seide.id. Terjadi pertempuran di jalan-jalan ibu kota Ukraina, Kyiv dan di kota-kota besar lainnya di seluruh negeri pada hari Sabtu dan Minggu. Seorang pejabat pertahanan Amerika Serikat dan yang lainnya yang menyaksikan tragedi yang sedang berlangsung mengatakan bahwa serangan besar-besaran Rusia. Mereka menghadapi perlawanan keras dari pasukan Ukraina. Hal yang diluar dugaan pasukannya Putin.

Pemerintah Ukraina di Kyiv masih mengarahkan serangan balik terhadap Rusia setelah semalam terjadi ledakan mengguncang kota kuno berpenduduk 3 juta itu.

Sementara itu, AS bersama dengan Komisi Eropa, Prancis, Jerman, Italia, Inggris, dan Kanada pada Sabtu mengumumkan bahwa bank-bank Rusia tertentu akan dihapus dari sistem pesan SWIFT.

Opsi tersebut telah ada di atas meja, tetapi beberapa sekutu di Eropa dengan ekonomi yang lebih dekat dengan Rusia enggan memasukkan SWIFT di antara sanksi karena kemungkinan dampaknya.

Pada hari Jumat, Amerika Serikat dan Uni Eropa mengambil langkah langka dengan menjatuhkan sanksi kepada kepala negara dengan menargetkan Putin, serta Menteri Luar Negeri Sergey Lavrov dan anggota Dewan Keamanan Rusia lainnya.

Sebuah kapal barang Rusia yang sarat dengan mobil menuju St. Petersburg ditangkap di lepas pantai Prancis semalam di bawah sanksi baru yang diberlakukan oleh Uni Eropa, pejabat maritim Prancis mengkonfirmasi kepada NBC News.

Langit juga tidak jelas bagi Rusia saat Jerman bersiap untuk menutup wilayah udaranya bagi pesawat Rusia. Ini akan menjadi negara Eropa terbaru yang mengambil langkah itu sebagai reaksi terhadap invasi.

Menteri Perhubungan Jerman, Volker Wissing, telah memerintahkan persiapan yang harus dilakukan, kementerian transportasi negara itu tweeted Sabtu.

Inggris, Rumania, dan negara-negara Baltik seperti Estonia, Latvia, dan Lithuania memiliki rencana untuk menutup wilayah udara mereka untuk pesawat Rusia atau sudah melakukannya.