Atap Pulau Jawa Meletus Lagi (1)


Oleh HERYUS SAPUTRO SAMHUDI

GUNUNG Semeru atau Gunung Meru, “Atap Pulau Jawa” berketinggian 3.676 m-dpl di Kabupaten Malang dan Kabupaten Lumajang, Jawa Timur Meletus lagi dengan ledakan dan kepulan debunya yang dahsyat, sore kemarin tanggal 04 Desember 2021, setelah sebelumnya memberi tanda alamiah berupa letusan-letusan kecil, pijar lahar leleh di lereng selatan dan awan cendawan memayungi pucuknya.

“Dari citra satelit, terlihat kepul debunya didorong angin ke arah selatan dan tenggara, jatuh terkonsentrasi khususnya di kawasan Lumajang,” begitu berita medsos yang dikirim seorang teman dari Young Pioneer (YE-PE), klub pendaki gunung penempuh rimba, yang tahun 1969 beberapa anggotanya tercatat sebagai yang mengusung jenasah Soe Hok Gie dari pucuk Semeru ke Kota Malang.

Hujan awal Desember yang biasa terjadi di kawasan Taman Nasional Bromo-Tengger-Semeru (TN BTS) segera menggelontorkan debu dan lahar panas ke sungai-sungai di lereng selatan, mengarah ke desa-desa di bawahnya. Berapa korban dan kerugian? Gladak Perak, jembatan penghubung Malang – Lumajang, putus. Relawan dan petugas masih terus bekerja mengatasinya di pusat bencana.

Semeru yang terletak antara 8°06′ LS dan 112°55′ BT, adalah gunung api kerucut dan merupakan gunung tertinggi di Pulau Jawa, sekaligus tertinggi nomor tujuh di Indonesia. Juara tertinggi Indonesia dipegang sekaligus oleh 2 gunung, yakni Puncak Jaya dan Cartensz Pyramid di Pegunungan Sudirman, Papua yang sama berketinggian 4.884 m-dpl.

Gunung tertinggi Indonesia nomor 2 s/d 4 juga sama terdapat di Pegunungan Sudirman di Papua, yang berturut-turut adalah: Puncak Mandala (4.760 m-dpl), Puncak Trikora (4.750 m-dpl) serta Ngga Pilimsit yang berketinggian 4.717 m-dpl. Dibawah itu adalah Gunung Kerinci di Jambi – Sumatera (3.805 m-dpl), diikuti Gunung Rinjani di Pulau Lombok – NTB dengan tinggi 3.726 m-dpl.

Duka kami dari hati yang paling dalam untuk para korban. Doa sehat dan selamat yang tulus dari kami untuk para relawan dan petugas di lokasi bencana Semeru 2021. Gunung penuh cerita, mitos ataupun faktanya, pemilik kawah Jonggring Saloko, dimana pada 16 Desember 1969 gugur dua sahabat pendaki gunung: Idhan Lubis – kemenakan budayawan Mochtar Lubis, dan Soe Hok Gie. (Bersambung) ***

About Heryus Saputro

Penjelajah Indonesia, jurnalis anggota PWI Jakarta, penyair dan penulis buku dan masalah-masalah sosial budaya, pariwisata dan lingkungan hidup Wartawan Femina 1985 - 2010. Menerima 16 peeghargaan menulis, termasuk 4 hadiah jurnalistik PWI Jaya - ADINEGORO. Sudah menilis sendiri 9 buah buku.