Pada Minggu awal bulan Maret, ada perayaan iman tiga agama berdekatan waktunya. Umat muslim merayakan Isra Mi’raj pada Senin 28 Februari, umat Katholik memulai masa Pra-Paskah dengan Hari Rabu Abu tanggal 2 Maret, dan umat Hindu merayakan Nyepi pada tanggal 3 Maret. Merenungkan hari keagamaan yang berdekatan dalam seminggu itu, saya tuliskan sajak: Debu Tanah: Asalku dan pulangku
Pada mulanya debu tanah menurut Kitab Suci
Sehari-hari faktanya menginjak debu tanah
Pulang ku juga kembali ke debu tanah
inilah fakta kodrati insani
Dan
tak mampu dihindari
Telapakku mengukir kehidupan di tanah
Kegiatanku sehari-hari
juga di atas debu tanah
Makanan dan minumanku berasal dari debu tanah
Aneka sarana untuk pakaian dan tempat tinggal, juga berasal dari tanah
Kemana pun aku berkegiatan hidup selalu bersentuhan dengan debu tanah
Di atas tanah bumi ini
Ketika berdiam diri
masuk ke dalam tubuhku
semuanya mengandung unsur dari tanah bumi ini
Ada batu pasir lumpur Ada kayu daun buah
Ada besi dan aneka mineral lainnya
Ada air dan lumpur
Ada ulat dan bakteri
Ada daging dan tulang
Ada daki yang setiap hari dibersihkan
Ada sampah dan kotoran yang dibuang ke tanah
Ada garam yang asin di peluh keringat
Ada darah dan lemak
Semuanya ada dalam debu tanah bumi ini
Dan ketika sakit dan ajal menjempu
Kapan pun, dimana pun, dengan cara apa pun
Maka
Raga akan kembali ke debu tanah mengikuti proses alam ini
Aku kembali ke debu tanah
Aku kembali ke asalku
Tak peduli cara hidupku
Tak peduli status sosialku
Tak peduli jabatan dan kekayaanku
Tak peduli siapa keluargaku
Tak peduli bagaimana acara penguburanku
Yang pasti
Aku kembali ke debu tanah
Ketika diingatkan debu tanah
Diandaikan setiap insan sadari
dan bertekad mensyukuri
untuk bijak rendah hati
karena tahu asal usul
darimana datang
setiap hari melangkah
kemana akan pulang
Debu tanah bumi ini
Di atas debu tanah
semua insan dihadirkan
membawa jiwa berkelana
mengendarai raga jasadnya
mengisi hari kehidupan
dengan pipihan dan keputusan
baik bagi dirinya sendiri
di antara sesama manusia
di antara ciptaan lain
Di atas debu tanah bumi
Sampai waktunya usai
jasad kembali ke bumi
jiwa kepada Yang Ilahi
Sang Maha Misteri
Pemilik semua insani
dan debu tanah bumi
serta alam semesta ini
(Simply da Flore
Harmony Institute)





