(Foto: WK)
Ada ungkapan dalam lingkungan gereja bahwa “bernyanyi dengan baik, berarti berdoa dua kali – bene cantat bis orat. Menarik bagiku merenungkan dan belajar dari para seniman musik. Ada hubungan antara bernyanyi – seni musik – dengan doa.
Bernyanyi merupakan bagian dari seni musik. Ada pembuat nyanyian, ada penyanyi, ada pengiringnya dengan alat musik – instrumen musik
.Jenis musik – genre macam-macam. Isi lagunya mengatakan suka duka manusia, entah pengalaman pribadi seniman musik atau pengalaman sesama dalam kehidupan. Suka duka dalam relasi dengan diri sendiri, sesama, alam semesta, dan Sang Seniman Agung.
Ketika membuat musik dan lagu menjadi sebuah karya indah, untuk menyampaikan pesan dan nanti dinikmati para pemirsa, para seniman memiliki kekhasan proses mencipta. Yang pasti, untuk menghasilkan karya seni musik, dan membawakan nyanyian atau instrumen lagu, para seniman harus keluar dari diri mereka, menjadi bagian dari apa yang ada di luar diri mereka.
Seniman melebur dalam musiknya, dalam instrumennya, dalam sesamanya, dalam alam lingkungannya, dan dengan “alam seni yang menghubungkan dirinya dengan Sang Seniman Agung”
Saat berkarya seni musik dan mempersembahkan karyanya, entah bernyanyi dan bermain alat musik, “para seniman pergi meninggalkan diri”.
Para seniman menyapa rasa, berdialog dengan nalar, menyalami nurani jiwa sesama, dengan “doa keindahan harmoni”. Harapannya, makna dan pesan lagu – musik bisa dialami para pendengar.
Hemat saya, inilah yang mungkin menjadi alasan dari ungkapan “bene cantat bis orat“. Karena itu, para seniman musik, hakikatnya “terperangkap” – kata Bung Elson OSA, dalam sebuah panggilan tugas luhur dari Sang Seniman Agung. Menurut saya, para seniman musik menjadi “pendoa semesta dan nabi kehidupan”.
Tidak mudah memang, bernyanyi – bermusik dengan baik – bene cantat, sehingga menjadi sebuah doa berganda – bis orat. Sebuah makna istimewa tentang spirit dan penghayatan dari para seniman akan “berkat talenta istimewa” dari Sang Maha Seniman Agung itu.
Proficiat dan terimakasihku kepada para seniman musik dan penyanyi, semoga selalu sehat dan terus berkarya, diberkahi rezeki dan kedamaian, dalam tugas istimewa, sebagai alat dan bagian dari keindahan Sang Maha Seniman Agung.
Ya Sang Maha Seniman Agung
Jadikanlah aku juga seniman kehidupan untuk memainkan musik keindahan kasih sayang-Mu dan menyanyikan lagu cinta-Mu di tengah sesama dan alam ini, sehingga keindahan harmoni Keagungan-Mu dialami sesama saudaraku, melalui kehadiran diriku, pikiran perkataan, dan perbuatan.
Aku menjadi pembawa berkat Keagungan dan Kemuliaan-Mu bagi sesama saudaraku.






