Airlangga Hartarto. Foto : Instagram
Oleh SYAH SABUR
Menteri Kordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto kembali menyampaikan kabar gembira. Menurut Airlangga, ekonomi Indonesia pada triwulan III-2021 tumbuh 3,51 persen jika dibandingkan dengan triwulan III 2020 (yoy).
“DALAM situasi pandemi yang penuh tantangan seperti ini, hal ini patut kita kita syukuri karena adanya respon cepat jajaran pemerintah dan berbagai pihak dalam mengendalikan lonjakan kasus varian delta pada awal Triwulan III-2021. Dengan demikian kita tetap dapat mempertahankan momentum pemulihan ekonomi nasional,” katanya seperti dikutip dari instagram pribadinya, @airlanggahartarto_official, Senin kemarin.
Menurut Airlangga, tumbuhnya ekonomi pada Triwulan III-2021 juga tidak terlepas dari pulihnya kepercayaan masyarakat dalam beradaptasi dan melakukan aktivitas ekonomi. Dengan demikian upaya pemulihan dan keseimbangan dari sisi demand dan supply tetap terjaga, baik dari sisi ekonomi domestik (konsumsi rumah tangga), ekspor dan impor, konsumsi pemerintah, maupun konsumsi Lembaga Nonprofit yang Melayani Rumah Tangga (LNPRT), dan Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB).
Sementara itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, angka pertumbuhan 3,51 selama triwulan III tahun 2021 tidak jauh dari prediksi sebelumnya. Pemerintah sebelumnya memprediksi pertumbuhan ekonomi di kisaran 3,7 persen – 4,5 persen sepanjang tahun ini.
Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini menuturkan, optimisme membaiknya pertumbuhan ekonomi kuartal III ditopang oleh sejumlah leading indicators yang membaik setelah dihantam varian Delta Covid-19. Memang, pertumbuhannya tidak lebih tinggi dibanding pertumbuhan ekonomi kuartal II 2021 yang mampu mencapai 7,07 persen.
Namun, kata Sri Mulyani, pencapaian ini sudah lebih baik mengingat kuartal III 2021 Indonesia sempat menghadapi serangan varian Delta.
Selanjutnya, Leading indicators






