Foto : Jeremy Kyejo/Pixabay
Sering terjadi hingga zaman ini, ada pengkotakan dan pengklaiman menurut selera dan kepentingan manusia. Termasuk kecenderungan menghakimi sesama berdasarkan organisasi agama dan tafsiran pribadi atas ajaran iman.
Jauh lebih dasyat, ada yang merasa bisa mengatur Allah Sang Maha Kuasa, dan menganggap Allah itu lemah, sehingga perlu dibela. Celaka, manusia menolong Allah, karena menjadikan dirinya Tuhan, dan paling berkuasa. Maka, demi keyakainan itu, segala cara dilakukan untuk memusnahkan sesama yang berbeda dengan pikiran dan keyakinan dirinya.
Dalam rangka perayaan Natal, saya merefleksikan apa hakekat perayaan ini dan apa artinya ungkapan Immanuel. Lalu, saya tulis pertanyaan relksi itu dalam sajak:
Punya Siapakah Natal dan Immanuel itu
Natal artinya kelahiran
Kartu kehidupan ialah nafas
Inmanuel itu Allah beserta kita
Natal itu nafas
Natal itu desiran darah
Nafas dan darahku
membuat aku hidup
Nafas dan darahku Immanuel
artinya Allah menyertai aku
“Aku dari Allah
Aku hidup dalam Allah
Aku kembali kepada Allah
Allah Sang Maha Pencipta
Allah Sang Maha Cinta
Allah Sang Maha Sabda
Allah Sang Maha Nama
Allah Sang Maha Natal
Allah Sang Immanuel”
Sejatinya makna Natal
ada dalam relung kesunyian
ada dalam gua kesahajaan
ada dalam palung kesederhanaan
ada dalam gulita sanubari
Sahabat kemiskinan jiwa insani
Saudara kepapaan raga manusia
Aku, engkau, dia, mereka
Kita semua
terlahir miskin merana
hidup dalam aneka ketergantungan
Mati kembali pulang sirna
Dan
Immanuel – Allah beserta kita
sejak lahir hidup mati
Dari misteri kepada misteri
Misteri Sang Maha Misteri
Natal dan Immanuel
milik setiap anak manusia
Nyata terlahir ke dunia
Entah para gembala ternak
Entah petani dan nelayan
Entah gelandangan dan orang gila
Entah yang raganya cacat
Entah buruh dan pedagang kecil
Entah para pegawai negeri
Entah para politisi pejabat
Entah seorang aparat keamanan
Entah sopir dan tukang ojek
Entah masinis dan pilot
Entah pengusaha konglomerat
Entah sebagai tokoh agama
Entah yang sedang dipenjara
Entah mereka yang disingkirkan
Entah yang dicap penjahat
Tak ada batasan apa pun
“Matahari dan udara
Ada untuk semua makluk
Bumi dan jagat semesta
tidak mengadili siapa pun
Semua ada dan terjadi
Semua Natal dan Immanuel
Dalam ajaib Sang Maha Ilahi
Dalam Maha Cinta Allah
Misteri Sang Maha Misteri
Allah nyata menyertai kita”
Natal dan Immanuel
Hanya bermakna bagi pribadi
Jika ada kesahajaan diri
Jika ada kesadaran diri
Jika ada terima kasih
Jika ada sujud syukur
Jika lahir kasih sayang
Jika mau memberi berbagi
Jika masih ada senyum
dalam setiap diri pribadi
Natal…. Immanuel
” Terimakasih ya Allah
Aku masih bisa bernafas
Alat pernafasanku masih berfungsi
Udara tidak mampu kubayar
Jantungku masih tetap berdebar
Jiwa raga diizinkan hidup
Dan
Bisa alami Natal dan Immanuel”
Lalu kutulis sajak ini
Rayakan NatalMu dan
syukuri Kasih abadi penyelenggaraanMu. Immanuel – Allah beserta kita semua manusia.
Gloria Natal.






