penulis MAS SOEGENG editor SEIDE foto TEKNO.KOMPAS
Gara-gara Ghozaly, Indonesia mulai peduli pada NFT. Gara-gara Ghozaly pula, orang luar negeri mulai mengerti bahwa di Indonesia, banyak penggemar NFT dan Kripto. Yang tak banyak diketahui orang adalah, semua ini adalah candaan Ghozaly yang menghasilkan uang besar. Inilah Ghozaly Everyday dan Ghozaly Effect.
Empat tahun lalu, Ghozaly rajin membuat foto selfi saat dunia medsos menyerbu kota dan desa. Iapun tak mau kalah, mulai membuat foto selfi dirinya, setiap hari. Ketika berita tentang NFT mulai merambah Indonesia, khususnya akhir 2021 di Indonesia, Ghozaly juga mengikutinya. Timbul pikiran isengnya. Di NFT semua karya par seniman bagus-bagus, unik dan harganya mahal. Gambar monyet merokok yang dilukis dan didesain unik, bisa laku miliaran hingga triliunan rupiah,
Timbul keisengan lanjutan Ghozaly. Gimana kalau foto selfi saya selama empat tahun lalu yang dengan wajah tanpa ekspresi, dijadikan NFT. Maka mulailah Ghozali mengumpulkan foto selfienya dan dimasukkan ke marketplace OpenSea.
Waktu Tepat Tempat Yang Tepat dan Orang Yang Tepat
Aktivitas Ghozaly bisa dilacak pada 9 Januari 2022 di Open Sea. Hingga 10 Januari itu, Ghozali telah memasukkan sejumlah 933 NFT foto selfinya dengan akun Ghozaly Everyday. Tanggal itu juga orang seluruh dunia bisa mengakses foto dirinya di Open Sea dan siap ditrading atau ditawar.
BISNIS : Lelang Modern Lewat NFT
Keesokan paginya, seseorang membeli foto Ghozaly yang unik itu dengan nilai Rp 1,3 M lalu naik ke Rp 1,5 m. Sejak itu dunia gempar. Bukan hanya Indonesia saja. Melainkan seluruh dunia. Bahkan, yang tak diketahui banyak orang, saat tulisan ini dibuat, nilai volume trading NFT GhozaLy, telah mencapai 329 Ethereum ( ERTH) atau Rp 15 miliar. Benar-bena jadi Sultan Ghozaly sekarang,
Barangkali,pertanyaan penasaran yang masih banyak ditanyakan orang adalah, mengapa NFT Ghozaly Everyday dengan wajah selfi yang biasa-biasa saja itu punya nilai saat dijadikan NFT ? Mengapa NFT Syahrini atau Ashanti yang dipromosikan dengan bagus itu kalah pamor dengan Ghozaly ?
Jawabnya hanya satu. Para investor yang punya duit, selalu mencari sesuatu benda atau NFT yang langka, unik dan memiliki nilai yang tak ada pada diri orang atau benda lain. Dan itu ada pada diri Ghozaly. Salah satu nilai unik dan layak dihargai pada diri Ghozaly adalah pada konsistensinya. Pada ketekunannya yang tak pernah putus.
Ghozaly The Legend
Seorang Ghozaly tekun mengambil selfie dirinya sejak usia 18 tahun dan hingga kini usia 22 tahun, secara disiplin, terus -menerus, tanpa kosong. Bahkan foto selfi ini akan diakhiri nanti setelah ia wisuda. Bisa jadi, nanti harga NFT Ghozaly akan bisa mencapai harga fantastis yang jika saya tulis di sini pasti tak akan ada yang percaya. Tapi, itulah NFT.
Jadi, konsistensi, ketekunan itulah nilai karya selfi Ghozaly. Tak semua orang mampu melakukannya.
Saya yakin, Ghozaly akan menjadi seorang legend ketika orang bicara NFT. Ia mewakili aspirasi banyak orang biasa yang tak memiliki apa-apa, tidak terkenal, tetapi dapat mengubah nasibnya menjadi keberuntungan yang luar biasa. Itulah diri terbaik seroang Ghozaly dalam hal keberuntungan. Nasibnya, sejak itu akan berubah total. Ia mungkin akan menekuni bidang yang ada kaitannya dengan NFT atau animasi untuk Metaverse nantinya.
Yang bisa kita pelajari dari kasus Ghozaly ini adakan ketekunan seseorang yang memiliki ide. Memang, pada awalnya, Ghozali tak memikirkan dampak yang akan menyertainya. Banyak orang akan bilang, Ghozaly orang yang mujur dan beruntung,
Namun Dewi Keberuntungan biasanya bepihak hanya pada orang-orang yang take action. Orang yang melakukan sesuatu ide yang dipikirkan. Banyak orang yang memiliki ide yang sama dengan Ghozaly. Namun, Ghozalysegera melaksanakan idenya. Tak heran jika ia berhasil dan sukses menjadi Sultan Ghozaly……
BACA JUGANFT Syahrini Terjual Hanya Beberapa Jam di Metaverse Milik Mark Facebook






