Grup musik cadas God Bless dan Giant Step mendapat sambutan antusias dari puluhan ribu penonton dalam pergelaran Summer ’75 atau lebih dikenal dengan Pesta Musik Kemarau ’75 pada 31 Agustus 1975 di Lapangan Belakang Gedung Sate Bandung
Pesta musik cadas ini digagas dan disponsori oleh Majalah Musik Aktuil Bandung
God Bless dengan andalan Si Kribo Achmad Albar sebagai vokalisnya sukses mengguncang panggung, disusul pemunculan band lokal, Kota Kembang, Giant Step yang dimotori oleh sang vokalis Benny Soebardja yang menampilkan progresif rock.
Pesta Musik Kemarau ’75 ini diikuti oleh berbagai grup musik berbagai kota di Indonesia. Selain God Bless (Jakarta), Lizard (Jakarta), Brother Hood (Jakarta), Giant Step (Bandung), Rhapsodia (Bandung), Odalf (Bandung), Famous (Bandung), Blood Stones (Bogor), Rawe Rontek (Banten) ~ Voodoo Child (Semarang), Hands (Surabaya)
Varianada memperkenalkan grup musik anak-anak dari keluarga Said Kelana, The Kid’s yang berformasikam 5 kakak beradik, yaitu Isnan (5 th) Imaniar (7 th) Lidya (9 th) Ilham (12 th) dan Idham (13 th) mereka semuanya putra dari seniman dan musisi yang pernah tampil melanglang buana ke beberapa negara tetangga. Tampil dan menghibur masyarakat Surabaya.
Show Bersama No Koes dan Kembar Group. Kelompok band Koeswoyo Bersaudara No Koes dan Kembar Group yang terdiri dari Alex dan Yakob Karongkeng mengadakan tour ke Jawa Tengah, Jawa Timur dan Bali. Mereka singgah di Kota Probolinggo dan mendapat sambutan yang meriah dari sekitar 6.000 penonton.
Emilia Contessa membagi-bagi sedekah kepada para fakir miskin dan anak yatim piatu sebagai tanda syukur terhindar dari kecelakaan yang lebih parah. Emil mendapat musibah, dia terjatuh di rumahnya sebagian mukanya luka, terkena pecahan kaca.
Romans sebuah grup band baru bentukan Asido Panjaitan, personil Panber’s grup. Band baru ini siap meramaikan blantika musik tanah air mereka adalah : Maxy Pandelaki (Rhythm), Leo Manuputty, (Bass), Albert Dominggo, (Melody), Afiat Slamet (Saxophone), Toto (Organ), Benny M Kereh (Drum)
Dari liputan luar negeri, aktris seksi Sophia Loren berkunjung ke Tokyo dan kota-kota lainnya di Jepang untuk reklame dan promosi film terbarunya yang diproduseri oleh Carlo Ponti, yang notabene suaminya sendiri. Di Jepang Sophia Loren memakai gaun Kimono begitu indahnya, sehingga orang-orang Jepang sendiri merasa kagum.
Film Laila Majnun digarap oleh sutradara Drs. Syumanjaya yang bertangan dingin. Film ini diangkat dari cerita klasik buah tangan pujangga Arab, Umar Khayam. Dibintangi oleh Deddy Sutomo, Rina Hasyim dan pendatang baru yang mirip dengan Benyamin S yaitu Urip Arphan.
Album Diskotik menampilkan lagu dan lirik : I Love Rock n Roll (Arrows), The Proud One (The Osmonds), Cinta Remaja (Widyawati) Demi Cinta (Widyawati), Dunia (Kembar Group), Percayalah Padaku (Kembar Group)
Rubrik khusus yang selalu tampil di Majalah VARIA NADA yaitu Karikatur karya Delsy Topik Artis Sepekan Cerita Pendek Cerita Betawi – Cerita Misteri – Sajak Humor – Senyum Sedikit – Komik Ruang Jodoh – Mak Comblang Astrologi – Ramalan Bintang – Sahabat Pena Youth Club dan TTS.
Semoga dengan membaca majalah lawas bisa membuka kembali kenangan lama.
Salam Seide
Kin Sanubary





