Nyinyir….

Nyinyir

Kata nyinyir sudah berganti dari cerewet atau perintah yang diulang-ulang menjadi mengkritik dengan sinis dan mempermalukan korban. Sayangnya, hobi nyinyir juga menunjukkan otak yang tidak sehat

Meski pimpinan Mahkamah Konstitusi ( MK) Anwar Usman telah diberhentikan, banyak orang, termasuk presenter televisi, masih tetap nyinyir. Sambil meledek singkatan MK sebagai Mahkamah Keluarga, penyiar  itu terus nyinyir kepada keluarga Jokowi.

Nyinyir merupakan istilah keliru yang sekarang dijadikan pembenaran. Metaformosa bahasa terus terjadi sesuai kesepakatan dan pemahaman banyak orang. Nyinyir dalam Kamus Besa Bahasa Indonesia (KBBI) berarti  mengulang-ulang perintah, permintaan atau cerewet. 

Kata nyinyir, merupakan korban baru penggunaan istilah yang keliru, namun sekarang dibenarkan dengan makna berbeda. Korban kata lain yang pernah terjadi adalah canggih, seronok dan banyak lagi. 

Nyinyir kini bermakna berkomentar atau kritik dengan nada negatif, mengejek dengan nada sinis. Nyinyir kini menjadi sebuah kata yang bermakna mengkritik yang disampaikan dengan menyindir dan merendahkan seseorang secara sinis

Menurut Dokter Spesialis Kesehatan Jiwa di RSU Yarsi, dr Citra Fitri Agustina, nyinyir berlebihan adalah salah satu sifat dari orang yang mengalami gangguan kejiwaan seperti gangguan kepribadian (personality disorder).

Mungkin akan banyak yang tak setuju pendapata doker Citra di atas, sebab banyak sekali orang yang mendekati pemilu ini sering nyinyir. Tak hanya masyarakat biasa, Penyiar tv, tokoh politik bahkan caprespun ikut nyinyir satu sama lain. 

Terlepas dari istilah kata atau maknanya, orang-orang yang nyinyir kemungkinan besar menunjukkan ketidakberdayaan dalam melawan apa yang ingin dikritik atau dinyinyirin. 

Jika mereka nyinyir terhadap perlakuan Ketua MK yang meloloskan Gibran untuk maju sebagai cawapres, banyak orang menyasar kenyinyiran itu kepada Jokowi. Namun kenyataan, tak satupun orang mampu membuktikan itu rekayasa ulah Jokowi, meskipun kecenderungannya mengarah ke sana. 

Yang dilakukan para ahli hukum, masyarakat yang melakukan protes dan peninjauan ketetapan MK tentang Pemilu, sudah benar, jantan dan perlu diacungi jempol atas hasil analisa mereka bahwa Pimpinan MK keliru dan kin sudah mendapatkan hukuman beratnya- diberhentukan dengan rasa malu yang luar biasa. 

Tetapi tetap, tak satupun orang yang nyinyir lain, mampu membuktikan “ tuduhan” mereka bahwa semua ini adalah ulah seoerang Jokowi. Sementara belum ada bukti otentik semua carut marut ini merupakan langkah Jokowi, namun nama Jokowi dan keluarganya telah rusak. 

Sembilan tahun kerja keras Jokowi, dengan ribuan karya nyatanya, tertutup dengan sebuah kasus yang belum pasti dilakukan Jokowi yang sekarang jadi bahan nyinyiran. 

Waktulah yang akan membuktikannya

Pemegang Bitcoin Terbanyak

Ini Bukan Jokowi yang Kita Kenal

Presiden Jokowi Tegaskan Komitmen Pemerintah Terhadap Keberlanjutan Pembangunan IKN

Avatar photo

About Mas Soegeng

Wartawan, Penulis, Petani, Kurator Bisnis. Karya : Cinta Putih, Si Doel Anak Sekolahan, Kereta Api Melayani Pelanggan, Piala Mitra. Seorang Crypto Enthusiast yang banyak menulis, mengamati cryptocurrency, NFT dan Metaverse, selain seorang Trader.