GET OUT OF AFGHANISTAN (1): Antara Kebebasan dan Ketakutan Masyarakat Atas Kembalinya Taliban

Keluar dari Afghanistan

Oleh MAS SOEGENG

Ada dua pemandangan yang bertolak belakang yang bisa kita saksikan di medsos atau televisi perihal jatuhnya Afganistan. Pertama, pasukan Taliban masuk kota Kabul dan tidak ada suasana tembak-menembak atau kekerasan di jalanan. Tentara Taliban dengan senjata senapan panjang atau bazoka dengan tenang hilir mudik di tengah masyarakat Afganistan. Suasana yang tak kita lihat 20 tahun lalu,  ketika Taliban masuk dengan menimbulkan kekacauan dan kebrutalan.

Pendudukan Istana Afganistan dilakukan dengan lancar. Tak ada perlawanan dari tentara Afganistan. Terlebih, Presiden Afganistan, Ashraf Ghani, lari dari negerinya dengan helikopter dan membawa uang berlimpah. Itu membuat rakyat Afganistan kecewa, tentara dan pemimpin negerinya tak berjuang mempertahankan negeri dan melindungi rakyatnya. 

Tentara tampak santai bercampur dengan warga Afghanistan. Tak ada pemeriksaan ketat, tak ada penyisiran warga, tak ada peluru ditembakkan, serta tak ada kekerasan terhadap perempuan. Untuk sementara. 

Kedua, situasi di bandar udara internasional Kabul kacau dan carut marut. Sebuah pesawat kargo, siap take off meninggalkan Afganistan dan massa mengejar pesawat itu dengan harapan ikut terbawa di dalamnya. Kita bisa melihat, bahkan, beberapa orang berpegangan apa saja di luar pesawat agar bisa terangkut, mengingat di dalam pesawat telah penuh sesak manusia. Beberapa diantara mereka yang berada di luar tampak berjatuhan. Tercatat, 40 orang meninggal dalam peristiwa kacau di bandara Kabul ini.

Pesawat kargo milik AS terburu-buru meninggalkan bandara Kabul dengan membawa 670 orang di dalam pesawat yang bercampur siapa saja di dalamnya.  Ada tentara AS, keluarga, diplomat, wartawan, dan juga warga Afganistan yang memilih keluar dari Afghanistan.

Saya tidak pernah bisa memahami politik, tetapi dari bahasa gambar dua peristiwa di atas ingin saya memberi catatan kemanusiaan, apa sesungguhnya yang terjadi di Afganistan saat ini. Gelombang manusia yang penuh ketakutan, kecemasan, dan kekhawatiaran sehingga mereka ingin cepat-cepat keluar dari negerinya: Get Out of Afghanistan.

Siapa saja bisa percaya penguasa baru, apalagi jika bermulut manis. Namun, ketakutan manusia yang ingin keluar dari Afganistan, telah menunjukkan secara nyata, apa yang akan terjadi kemudian. Rakyat Afganistan tahu persis apa yang akan terjadi. Itu sebabnya mereka memilih pergi…

Avatar photo

About Mas Soegeng

Wartawan, Penulis, Petani, Kurator Bisnis. Karya : Cinta Putih, Si Doel Anak Sekolahan, Kereta Api Melayani Pelanggan, Piala Mitra. Seorang Crypto Enthusiast yang banyak menulis, mengamati cryptocurrency, NFT dan Metaverse, selain seorang Trader.