Pekerjaan Ibu Rumah Tangga Tak Seremeh yang Diduga

Seide.id – Buah pikiran dan buah hati ini saya tuliskan khusus untuk para ibu bekerja demi keluarga dan untuk mereka yang oleh kondisi tertentu harus berhenti kerja (sementara sampai ada solusi lebih oke) – sebagai ungkapan keberpihakan hati dan apresiasi yang dalam.

Selamat Natal dan Semoga Damai Sejati yang tak dapat diberi oleh dunia ini akan dianugerahkan Tuhan bagi semua yang mendambakan-Nya.

Bermimpi merupakan bagian dari kodrat manusia yang tak mengenal jenis kelamin, siapa pun boleh bermimpi. Karier adalah impian, seperti yang diimpikan Srikandi, bukan nama sebenarnya, seorang ibu muda yang awalnya juga berperan sebagai ibu bekerja.

Srikandi berhenti bekerja (baca: sementara) oleh satu kondisi yang seolah tak memberinya pilihan. Akan tetapi ….. ia memilih yang terbaik (untuk kondisinya pada saat itu).

Kisahnya (mungkin banyak yang serupa) sebagai berikut :

Dulu saya dan ayahnya anak-anak sibuk bekerja, berangkat pagi pulang malam. Mereka (dua anak kami) tumbuh bersama si mbak yang berganti-ganti terus dan akhirnya membuat si anak merasa tidak dicintai (dan ini benar benar ‘kakak’ katakan waktu kelas 4 SD… bilang ke saya… mama, kenapa aku dilahirin kalau aku cuma ditinggal tinggal ..aku kesepian embak ngga mau temenin aku..embak temenin lala terus /adiknya.. bicara seperti itu sambil jeduk jedukin kepala ke tembok..) dan dia kehilangnan rasa percaya diri… akhirnya idealisme dan ambisi untuk jadi wanita karir saya runtuhkan juga… sebelum semuanya memburuk..

Tidak mudah mengambil keputusan itu, katanya. Selain tak sedikit yang mencibir, peran ibu rumah tangga kerap dianggap remeh. Seorang perempuan yang memilih untuk menjadi ibu rumah tangga dinilai kurang ‘kekinian’ lantaran tak memanfaatkan waktunya untuk sesuatu yang produktif.

Ketika ibu bekerja sibuk berkarya mengukir prestasi, ibu rumah tangga dianggap hanya duduk terpaku dengan beragam urusan domestik yang harus ditangani. Padahal, nyatanya tidaklah demikian. Ada begitu banyak pergumulan emosi yang harus dikelola dengan cerdas dan kreatif, banyak prioritas yang harus ditetapkan dan keputusan-keputusan yang harus diambil, seorang diri

Semoga, ditengah penat yang sering tak terlihat dan dilihat, para ibu rumah tangga ini tidak kehilangan mimpinya, mendapatkan bimbingan dari Gusti Allah dan sanggup menciptakan solusi yang berbuah rejeki. Kuliner, misalnya.

Salam sehat dan tetap berbagi cahaya, terlihat atau tidak. (Jlitheng)

About Admin SEIDE

Seide.id adalah web portal media yang menampilkan karya para jurnalis, kolumnis dan penulis senior. Redaksi Seide.id tunduk pada UU No. 40 / 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik (KEJ). Opini yang tersaji di Seide.id merupakan tanggung jawab masing masing penulis.