Seide.id – Kursi roda pada umumnya merupakan sebuah alat bantu bagi seseorang yang memiliki kesulitan untuk berjalan.
Sejarah mencatat konsep kursi roda yang paling awal yakni ditemukannya prasasti berisi furnitur beroda di Cina pada abad ke-6 M.
Perkembangan teknologi membuat orang Eropa menciptakan desain serupa menjelang tahun 1600an M.
Pada masa itu, pembuatan kursi roda diperuntukkan bagi Raja Philip II.
Hari Kursi Roda Internasional
Mengingat guna kursi roda yang sangat bermanfaat bagi banyak orang, seorang warga Inggris bernama Steve Wilkinson berinisiatif untuk memperingati Hari Kursi Roda Internasional.
Steve Wilkinson dikenal dengan sebutan “Wheelchair Steve” atau “Steve si kursi roda”.
Steve sendiri sudah 20 tahun fokus memperjuangkan niat mulianya agar dunia lebih aksesibel bagi para penyandang disabilitas.
Steve lebih lanjut menjelaskan walaupun di Inggri sudah ada peraturan yang mengatur tentang disabilitas tetapi masih banyak pemilik usaha yang mengabaikan kewajiban mereka untuk menyingkirkan penghalang fisik.
UU pertama yang berlaku yakni pada tahun 2004 yang dimana memuat Peraturan Diskriminasi terhadap Kaum Difabel.
Peraturan tersebut dilengkapi dengan Peraturan Penyetaraan.
Steve memilih tanggal 1 Maret sebagai Hari Kursi Roda Internasional karena merupakan hari ulang tahun ibunya.
Ibu Steve sangat membantu dalam menyadarkan Steve jika menjadi difabel bukan berarti sebuah halangan untuk memiliki kehidupan normal dan menebar manfaat bagi orang lain.
Pada tahun 2015, Steve menerima penghargaan dari SmartChair yakni perusahaan penyedia alat bantu mobilitas di AS sebagai salah satu dari “Tokoh Pengguna Kursi Roda Paling Inspiratif untuk Diikuti di Media Sosial,’ sebuah daftar yang kemudian mencantumkan Stephen Hawking.
Hari Kursi Roda Internasional telah dilakukan di Australia, Nepal, Senegal, Afrika Selatan, Bangladesh, Pakistan, Inggris dan AS usai disepakati pada tahun 2008.
Oleh: Khoirunnis Salamah





