Sejarah Perayaan Hari Telur Sedunia

Seide.id – Telur saat ini menjadi komponen penting dalam berbagai jenis olahan pangan.

Olahan pangan mulai dari jenis makanan berat hingga makanan ringan seperti olahan kue.

Telur yang biasa dikonsumsi manusia umumnya berasal dari jenis unggas seperti burung, ayam, bebek, dan angsa.

Menurut Harold McGee, telur burung telah menjadi bahan makanan berharga sejak zaman prasejarah, baik untuk manusia yang berburu maupun budaya yang menjinakkan burung.

Domestikasi unggas hutan asal hutan tropis dan subtropis di Asia Tenggara dan subbenua India) mulai dilakukan sejak tahun 7500 Sebelum Era Umum (BCE).

Ayam dibawa ke Sumeria dan Mesir pakda 1500 BCE dan sampai di Yunani pada 800 BCE, di mana saat itu burung puyuh menjadi sumber kebutuhan telur utama.

Bagaimana Nutrisi Telur?

Departemen Pertanian Amerika Serikat mengatakan jika telur sedang/besar seberat 50 gram mengandung sekitar 70 kilokalori (290 kJ) energi makanan dan 6 gram protein.

Nutrisi telur juga dipengaruhi oleh bagaimana metode seseorang dalam memasak telur.

Telur yang direbus cenderung memiliki protein yang sedikit daripada telur yang digoreng.

Charles Kenneth dkk mengatakan jika telur direbus terlalu lama, sebuah cincin berwarna kehijauan seringkali muncul di sekitar bagian kuning telur.

Hal ini terjadi karena terjadi perubahan pada senyawa besi dan sulfur dalam telur.

Memasak telur hingga terlalu matang juga tidak baik.

Seperti yang dikatakan Deb Belt jika memasak telur terlalu matang dapat merusak kualitas proteinnya.

Mendinginkan telur yang terlalu matang dalam air dingin dapat mencegah terbentuknya cincin kehijauan di kuning telur.

Menurut informasi dari Wikipedia, telur yang direbus dapat mengandung beberapa vitamin dan mineral, seperti vitamin A, riboflavin, asam pantotenat, vitamin B12, fosforus, dan selenium.

Telur masak lebih mudah dicerna oleh tubuh serta memiliki risiko penularan salmonellosis lebih rendah daripada telur mentah.

Perayaan Hari Telur Sedunia

Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya nutrisi yang terkandung dalam sebutir telur maka hal ini mendorong untuk dicetuskannya perayaan hari telur sedunia.

Hari telur sedunia diputuskan jatuh pada tanggal 8 Oktober terhitung sejak tahun 1996 dalam Konferensi IEC, di Wina.

Oleh: Khoirunnis Salamah