Marhaban ya Ramadhan
Sungai jernih mengalir berkah
dari mata air abadi
menuju samudera Ilahi
Terus mengalir lestari
bagi dahaga jiwa insani
yang mencari damai sejati
pada lembaran waktu kelana
pada tiap jejak langkah
Antara kelahiran dan kematian
Antara ada dan tiada
Antara fana dan baka
Antara dunia dan akhirat
Sungai berkah Ramadhan
Menanti setiap hati
untuk datang mandi
Menunggu setiap pribadi
untuk sujud tafakur samadhi
Memanggil setiap jiwa
untuk datang menimba
berkah dari Sang Pencipta
Agar tidak lapar dahaga
saat berkelana sebagai kalifah
di bumi yang fana
Marhaban ya Ramadhan
antara mata air abadi
dan samudera kasih Ilahi
Ada sungai berkah menanti
rindu damba setiap insani
yang mencari hakikat sejati
yang andalkan makrifat Ilahi
yang sadari kodrat pribadi
Hidupku sholat dan wiridku
Nafasku adalah ibadahku
“Dari Dia aku datang
penuh misteri kasih
Dalam Dia aku hidup
berlimpah mujizat cinta
Kepada Dia aku kembali
mengharapkan diberkahi sorga…
Allah Maha Pengasih
Allah Maha Penyayang
Allah Maha Rahim
Allah Maha Misteri
bagi setiap diri yang setia berpasrah padaNya”
Sungai berkah Ramadhan
Saat jalankan ibadah puasa
Waktu sujud di atas sajadah
Saat gunakan tasbih
Ketika menahan lapar dahaga
Saat berziarah wiridkan pribadi
menyusuri langkah jiwa raga
yang telah terpatri sejarah
hari-hari kehidupan
Sungai berkah Ramadhan
menjelma jadi cermin
untuk menatap cahaya wajahku
untuk melihat karya jemariku
untuk menelisik belantara nalarku
untuk menghitung kata mulutku
untuk membaca sanubariku
untuk saksikan lukisan jiwaku
untuk menyadari seluruh adaku
di hadapan-Mu ya Allah-ku
Marhaban ya Ramadhan
pada aliran sungai berkahmu
di atas sajadah imanku
hamba bersujud dan berdoa:
“Ya Allah Maha Melihat
inilah aku apa adanya
Maha Rahim-Mu
ampunilah salah dosaku
Maha Kasih Sayang-Mu
perbaharuilah hidupku
Maha Bijaksana-Mu
kupasrahkan jiwa ragaku
Maha Cahaya-Mu
jadikanlah aku Nur Ilahi-Mu
Maha Sempurna-Mu
jadikanlah aku kalifah damai-Mu
Maha kuasa-Mu
mampukanlah aku jadi fitrah-Mu
bagi sesama di bumi
dengan seluruh pribadi sahaja ini…”
Marhaban ya Ramadhan
Tuntunlah aku melangkah
bawalah diri pribadiku
Selamat sampai meraih berkah
Hari Idul Fitri mulia
- Simpy Da Flores, Harmony Institute
Belajar dari para Penguasa, Senjata dan Kepentingannya, Menulis Kehidupan -80
Belajar Memahami Para Perusak Harmoni Menulis Kehidupan -58
Meriam Buka Puasa, Tradisi Unik di Mesir Saat Ramadan


