Seide.id – Kirinyu atau Gulma Siam yang bernama Latin “Chromolaena odorata L.” merupakan gulma yang berasal dari daerah tropik di daerah Karibia dan Amerika Latin.
Gulma ini telah menyebar dari Asia tropik ke Afrika, Pasifik Barat dan sebagian kecil daerah Australia utara dan tumbuh mencapai tinggi 3 m.
Gulma siam merupakan gulma utama pada pertanaman kelapa sawit, kelapa, kacang mete, karet, dan jeruk.
Gulma siam dapat menghasilkan senyawa alelopati yang dapat menghambat pertumbuhan tanaman lainnya.
Tanaman ini pada umumnya menyandang status sebagai gulma atau tumbuhan pengganggu, yang merupakan kompetitor tanaman budidaya, terutama pada penyerapan air dan unsur hara.
Habitat gulma siam yang cukup luas disebabkan karena gulma ini merupakan salah satu jenis gulma yang mudah tumbuh dan bersifat sangat invasif.
Chromolaena odorata L. merupakan salah satu tanaman yang dapat digunakan sebagai larvasida alami.
Tanaman ini mengandung senyawa fenol, alkaloid, triterpenoid, tanin, flavonoid (eupatorin) dan limonen.
Kandungan tanin yang terdapat dalam daun gulma siam adalah 2,56%.
- Khoirunnis Salamah





