Seide id -Kasus KDRT terhadap Venna Melinda yang diduga dilakukan Ferry Irawan, di sebuah hotel di Kediri Jawa Timur pada 8 Januari 2023, bukan saja menjadi pembicaraan, tapi juga menimbulkan kehebohan.
Pasalnya saat itu, usai dugaan KDRT, muncul foto close up wajah Venna Melinda dengan mimik seperti menangis. Tampak di foto darah banyak bercucuran dari hidungnya. Darah ini membasahi sampai ke bibir, dagu dan sebaris lainnya di pipi dan bajunya.
Foto ibu dari tiga orang anak ini dengan kondisi darah bercucuran, menghebohkan.
Di satu sisi, kondisinya menimbulkan rasa kasihan dan kecaman pada pelaku kekerasan tersebut.
Sementara di sisi lain, ada pihak tertentu yang menduga banyak kejanggalan pada foto, termasuk pada darah yang mengenai baju Venna. Temuan kejanggalan tersebut bukan berdasarkan analisa kedokteran melainkan analisa dijital.
Namun, pihak kepolisian Kasubdit Renakta Ditreskrimum Polda Jatim AKBP, Hendra Eko Triyuliantoe mengatakan luka dibagian hidung yang dialami Venna akibat adanya tekanan kepala yang dilakukan Ferry.
“Luka dari keterangan di hidung. Kalau keterangan korban dia ditekan kepala terlapor menekan hidungnya sampai mengeluarkan darah,” kata Hendra, Senin (9/1/2023).
Pengacara Membantah
Pengacara Venna Melinda, Hotman Paris Hutapea dengan tegas membantah bahwa foto tersebut editan
“Bagaimana bisa darah diedit karena pada saat kejadian itu, kan ada saksi hotel semua,” ujar Hotman Paris yang ditemui para jurnalis di Jakarta, Selasa (17/1/2023).
Kalau pun masih ada pihak yang menyangsikan, Hotman Paris siap menghadirkan saksi-saksi yang memperkuat fakta Venna Melinda sebagai korban KDRT.
“Pada saat dia berdarah-darah, ada saksinya. Ada petugas hotel datang,” ujar presenter Hotroom, dilansir dari video interviu di kanal YouTube Intens Investigasi.
“Jadi kalau ada yang mengatakan bahwa itu diedit, awas lo! Gue pidana lu semua. Itu fitnah itu!,” ujar Hotman Paris menambahkan.
Hotman pun mengajak agar publik tak percaya begitu saja pada isu editan tersebut.
(ricke senduk)






