Seide.id – Ogah saat diminta membayar parkir menggunakan uang elektronik sesuai sistem e-parking, pengendara mobil Xenia BL 1242 malah mengancam akan mematahkan leher Bobby Nasution. Alhasil, pengendara ini diringkus polisi ke Polrestabes Medan, karena ulahnya pada petugas parkir, Senin (25/4/2022).
Diketahui, sebelumnya sebuah video yang menayangkan seorang pria yang menolak membayar uang parkir menggunakan sistim e-parking, viral di media sosial
Pria tersebut mengancam akan mematahkan leher Wali Kota Medan, Bobby Nasution, yang membuat program parkir elektronik.
Pria bernama Rizkan Putra (27) warga Takengon Aceh ini kemudian ditangkap Polisi di Tol Langkat saat hendak pulang kampung.
Penangkapan dilakukan setelah pihak kepolisian menerima laporan dari korban, Anugerah Ihsan, petugas e-parking yang bertugas di Jalan Rahmadsyah Kecamatan Medan Kota dan sekitarnya.
Kronologi kejadian
Dalam video yang beredar, peristiwa itu terjadi di Jalan Rahmadsyah Kelurahan Masjid Medan Kota pada Sabtu (23/4).
Saat itu, petugas e-parking meminta biaya parkir mobil Xenia BL 1242 AK yang dikemudikan pria berkaos putih.
Namun pria tersebut marah-marah dan
menolak melakukan pembayaran sesuai sistim e-parking.
“Aku gak mau pakai e-tol, ngapain kau paksa-paksa,” ucap pria tersebut.
Petugas menjelaskan, ia hanya menjalankan perintah untuk menjalankan sistim e-parking
“Bang, emang disuruh parkir begitu. Ini yang nyuruh Pak Bobby. Ini programnya pak Bobby,” ujar petugas parkir.
Namun pria tersebut tetap menolak .
“Kau panggil bos kau ke mari, aku gak mau tau siapa dia” ucap pria tersebut.
Petugas dengan sabar tetap bersikukuh pembayaran harus dengan uang elektronik. Namun sebaliknya, pengemudi malah mengeluarkan ancaman.
“Kau panggil Pak Bobby kemari. Biar ku patahkan batang leher Pak Bobby sekalian. Bukan kau aja yang ku patahkan batang lehernya,” sebut pria tersebut.
“Parkirnya kita minta bang,” ujar petugas parkir lagi.
Pengemudi mobil berkaos putih dan seorang pria berkaos merah, kemudian turun dari mobil. Tayangan menampilkan mobil kosong.
Minta maaf
Pria bernama Rizkan Putra ini kemudian minta maaf. Ia mengaku, tidak tahu bahwa nama yang dimaksud sebagai Bobby, adalah Wali Kota Medan.
“Saya mohon maaf sebesarnya kepada Pak Bobby. Saya tidak tahu, saya pikir Pak Bobby itu bos tukang parkirnya. Kepada tukang parkir juga saya minta maaf. Saya memang tidak tahu. Saya mohon dimaafkan,” katanya.
Mendengar hal itu Bobby mengaku telah memaafkan.
“Sebelum minta maaf pun ya saya sudah maafkan. Cuma yang kita sayangkan adalah aksi kurang terpuji kepada Jukir kita yang sedang bertugas,” kata Bobby, (25/4)
(ricke senduk)
Ditangkap, Tapi Bukan Soal Ancaman Mematahkan Leher Bobby Nasution






