Di Bali Uang Kripto Buat Bayar Minuman

Di Bali Uang Kripto Buat Bayar Minuman

Meski uang kripto dilarang untuk dipakai pembayaran, namun beberapa wilayah di Indonesia, terutama di Bali, uang kripro dipakai untuk pembayaran meski hanya sebagian kecil.

Diam-diam, beberapa pengusaha di Pulau Bali menerima uang kripto untuk transaksi. Di Seminyak, sebuah cafe menerima pembayaran memakai uang kripto. Ini bukan tidak dengan sengaja. Cafe ini telah sengaja menerima kripto dari pelanggannya. Bahkan, beberapa minuman diberi nama beberapa mata uang kripto. Ini bukan satu-satunya cafe yang menerima uang kripto, meski tidak banyak memang. 

Sebuah pengusaha tranportasi sewa-menyewa kendaran juga menerima uang kripto. Transkasi menggunakan uang kripto bagi perusahaan ini konon justru desakan dari para pelanggan bule, terutama dari Rusia. Mereka mengatakan tidak punya uang tunai atau dolar. Melainkan uang kripto.

Saat pengusaha ragu-ragu, mereka mencoba withdraw ( penarikan uang kripto ke mata uang rupiah), ternyata benar bisa. Sejak itu, pengusaha ini ikut menjalankan usaha penerimaan pembayaran kripto ini bersama rekan pengusaha lainnya. “ Saat pasar sepi begini, kita menerima pembayaran apa saja. Yang penting uang masuk”.

Meski aset kripto di Indonesia bisa dipakai untuk investasi atau trading, namun mereka banyak yang tidak tahu bahwa uang kripto dilarang untuk dipakai transaksi. Larangan penggunaan mata uang selain rupiah sebagai sarana pembayaran mengacu pada UU Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang.

Maraknya penggunaan uang kripto untuk transaksi telah berjalan ramai 6 bulan terakhir ini. Gubernur Bali I Wayan Koster, kabarnya akan menindak mereka yang nekad melakukan transaksi menggunakan aset kripto. Tapi, rasanya dia tidak akan menindak. Gubernur hanya akan menghimbau. Kecuali berani tidak populer lagi. 

Pun begitu, diam-diam, para pejabat Gubernur Bank Indonesia seperti Deputi Gubernur Bank Indonesia, Doni Primanto Joewono, pernah membuat pernyataan positif terkait kripto dan mata uang digital bank sentral Indonesia. 

Dalam waktu dekat, pemerintah, melalui Bank Indonesia akan menerbitkan uang Digital Bank Sentral atau CBDC Rupiah alias Rupiah Digital yang lebih efesien dan terkontraol dibanding uang tradisional.

Jika Bank Indonesia sudah meluncurkan Rupiah Digital, dugaan saya, pemerintah juga butuh aset kripto ( cryptocurrency) dengan catatan : disertai regulasi yang jelas. 

Bali Dijajah Bule

CryptoNews: Yuan Digital Merambah Lintas Batas 21 Negara

AI : Tuhan Buatan Manusia 

Avatar photo

About Mas Soegeng

Wartawan, Penulis, Petani, Kurator Bisnis. Karya : Cinta Putih, Si Doel Anak Sekolahan, Kereta Api Melayani Pelanggan, Piala Mitra. Seorang Crypto Enthusiast yang banyak menulis, mengamati cryptocurrency, NFT dan Metaverse, selain seorang Trader.