Elon Musk Kehilangan 3,200 Triliun

Elon Musk Kehilangan 3,200 Triliun

Bersama Tesla, Elon Musk mengayunkan bisnisnya naik turun. Jika ia sekarang tinggal memiliki sebagian saham Tesla, tak berarti ia tak bisa memperoleh kembali. Bisnis selalu berpihak pada mereka yang tekun dan konsisten dalam bidangnya.

Jika anda memiliki ung Rp 1 triliun hingga Rp 3,200 triliun, apakah anda masih bekerja ? Untuk apa ? Jika pertanyaan itu ditujukan ke Elon Musk, jawabannya mudah ditebak. Mask masih bekerja. Malah masih bekerja dengan keras sekali. Ia masih mimpi perusahaan mobilnya Tesla bisa mendunia. Mask masih ngurusin penerbangan ke langit lepas dengan proyek SpaceXnya. Ia tetap ingin memiliki internet yang mudah diakses ke selurh dunia. Bahkan, ia masih bekerja di perusahaannya sendiri untuk proyek yang tak banyak dipikirkan ornag; pencangkokan ke otak manusia agar menjadi jenius.  

Dan jangan lupa, Elon Musk baru saja membeli Twitter senilai Rp 682,5 triliun. Sebagian uangnya sendiri, sebagian uang orang lain dan sebagian hutang.  Ia masih aktif bekerja untuk Twitter agar untung, dan menguasai dunia, 

Tetapi tidak semuanya untung atau menambah kekayaan seorang Elon Musk. Elon Mask baru saja  menderita kehilangan kekayaan senilai US$ 200 miliar atau sekitar Rp 3,200 triliun dari total kekayaannya dalam kurun waktu setahun terakhir. 

Selama Covid19, kekayaan Musk berjumlah US$ 340,miliar atau 5,100 triliun. Awal Januari 2023 ini, begitu Covid mulai hilang, leyap pula kekayaan Elon Musk sehigga tinggal $137 miliar. Artinya, Mask kehilangan setengah kekayaannya. 

Meski kehilangan, ia tetap kaya raya sejagad. 

Pasar saham Tesla jatuh di bawah nilai Rp 0,5 triliun. Sebagian dikeluarkan untuk membayar Twitter. Ini jumalh terbesar ia kehilangan saham di Tesla. Pun begitu, perusahaannya masih banyak dan cukup mendatangkan uang 

Di Tesla, Elon Musk memimpin produsen kendaraan listrik terbesar di duna.

Musk juga memimpin Boring Company, perusahaan yang bergerak di bidang konstruksi infrastruktur dan terowongan.

Boring Company telah mengumpulkan pendanaan lebih dari US$675 juta pada April 2022.  Perusahaan lain yang dipimpin Elon Musk adalah Neuralink, sebuah perusahaan neuroteknologi yang mengembangkan antarmuka mesin-otak yang dapat ditanamkan ke kepala sebagai sebuah chip. Tujuan utamanya adalah untuk membuat implan otak yang akan membuat manusia menjadi sangat cerdas, menyembuhkan cedera otak traumatis, dan membiarkan orang lumpuh berjalan lagi.

Total investasi di perusahaan telah melampaui $511 juta pada tahun 2022.

Belum lama ini, Neuralink memperkenalkan prototipe hasil pengembangannya. Musk mengatakan dua dari aplikasi perusahaan bertujuan untuk memulihkan penglihatan, bahkan untuk orang yang lahir buta. Ini yang sangat menarik buat umat manusia. 

Sementara itu, aplikasi ketiga akan berfokus pada korteks motorik, memulihkan fungsi tubuh untuk orang dengan sumsum tulang belakang yang terputus. Musk pernah menyatakan, semua ini akan dicobakan pertamakali kepada dirinya sendiri.

Soal kehilangan sekian ribu triliun ini, baginya biasa saja. Dalam waktu tak lama, juga akan kembali, Begitulah bisnis dan orang yang kerja terus-menerus. 

Elon Musk Akan Mundur Dari CEO TwitterCryptoNews:

Hari Pertama Elon Musk Masuk Kantor Twitter Bawa Wastafel

Menko Marves Luhut, Disambut Langsung Oleh Elon Musk di Giga Factory Tesla

Avatar photo

About Mas Soegeng

Wartawan, Penulis, Petani, Kurator Bisnis. Karya : Cinta Putih, Si Doel Anak Sekolahan, Kereta Api Melayani Pelanggan, Piala Mitra. Seorang Crypto Enthusiast yang banyak menulis, mengamati cryptocurrency, NFT dan Metaverse, selain seorang Trader.