Negara Kaya Bantulah Vaksin Negara Termiskin Agar Varian Covid-19 Tak Menyebar

Seide.id. Negara-negara kaya di dunia harus membantu memvaksinasi negara-negara termiskin atau mereka akan menghadapi siklus guncangan. Serta ada permasalahan ekonomi yang berkelanjutan dalam menghadapi varian baru, kata kepala ekonom OECD.

Laurence Boone mengatakan kepada Sky News bahwa varian Omicron dapat menyebabkan OECD (Organisasi untuk Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan) menurunkan prospeknya untuk pertumbuhan ekonomi dan inflasi. Akan tetapi terlalu dini untuk mengatakan kerusakan apa saja yang dapat ditimbulkan dari varian Omicron.

Dia mengatakan bahwa varian tersebut adalah pengingat bahwa untuk negara-negara terkaya – kelompok yang diwakili oleh OECD harus mempedulikan kelompok lainnya. Masalahnya terletak dipendanaan vaksinasi bagi negara berkembang. Diperkirakan hanya akan menghabiskan sebagian kecil dari pengeluaran dana mereka dalam 18 bulan terakhir namun efek yang ditimbulkan belum terukur.

“Selama populasi global tidak divaksinasi, varian jenis ini bisa masuk dan membawa ke perbatasan,” katanya.

Kami negara-negara G20 telah menghabiskan sekitar 10 triliun dolar untuk mendukung ekonomi kami dalam pandemi. Biaya untuk vaksin 50 miliar dolar ke seluruh penjuru dunia.

“Selama dunia tetap seperti itu. Apa yang akan kita lihat adalah negara-negara yang harus menutup ekonomi mereka atau harus menutup perbatasan mereka. Akibatnya bisa muncul semua gangguan rantai produksi di seluruh dunia.”

Itu sebabnya, OECD harus mempedulikan negara miskin agar penyebarannya varian baru ini tak menyebar terlalu banyak dan lama.