PBB Serukan Kesetaraan Vaksin

PBB Serukan kesetaraan vaksin

Seide.id. Kematian global akibat COVID-19 telah melampaui tonggak suram 5 juta orang. Demikian data yang dibuat oleh data dari Universitas Johns Hopkins (JHU) pada hari Senin.

Amerika Serikat tetap menjadi negara yang paling terpukul dengan hampir 746.000 kematian dari sekitar 46 juta kasus postif Covide-19. Amerika Serikat terhitung lebih dari 15 persen dari jumlah kematian global dan 18 persen dari beban kasus di seluruh dunia.

Kematian akibat penyakit Covid-19 di seluruh dunia mencapai 1 juta pada 28 September 2020. Naik lagi menjadi 2 juta pada 15 Januari 2021. Melewati angka 3 juta jiwa pada 17 April 2021. Pada 7 Juli 2021 melampaui angka 4 juta jiwa.

Mengingat situasi tersebut. Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres pada hari Senin menyerukan kesetaraan vaksin dan terus waspada terhadap virus corona.

“Hari ini, keluarga manusia melewati ambang baru yang menyakitkan: 5 juta nyawa hilang karena COVID-19,” katanya dalam sebuah pernyataan. “Tonggak sejarah yang menghancurkan ini mengingatkan kita bahwa kita banyak gagal di dunia.”

Sekjen PBB menyebutnya sebagai “kemaluan global” bahwa negara-negara kaya sudah meluncurkan vaksin dosis ketiga COVID-19. Sementara itu di Afrika baru 5 persen orang dari penduduk  Afrika yang sudah  divaksin. .

“Saya mendesak para pemimpin dunia untuk sepenuhnya mendukung strategi vaksinasi global yang saya luncurkan dengan Organisasi Kesehatan Dunia bulan lalu. Kita perlu memasukkan vaksin ke tangan 40 persen orang di semua negara pada akhir tahun ini dan 70 persen pada pertengahan tahun ini. 2022. Saya meminta mereka untuk memberikan dengan urgensi dan skala, mengatasi kesenjangan pendanaan dan mengoordinasikan tindakan mereka untuk sukses,” kata Guterres.

“Cara terbaik untuk menghormati 5 juta orang yang hilang dan mendukung petugas kesehatan yang memerangi virus ini setiap hari adalah dengan membuat kesetaraan vaksin menjadi kenyataan . Ini mempercepat upaya kami dan memastikan kewaspadaan maksimum untuk mengalahkan virus ini.”

Karena pandemi telah berlangsung selama hampir dua tahun, sejauh ini vaksinasi dan masker telah terbukti menjadi cara paling efektif untuk melindungi orang dari virus.

Sekitar setengah  dari populasi dunia telah menerima setidaknya satu suntikan. Ada 40 persen dari populasi global telah divaksinasi penuh pada tanggal 30 Oktober. Lebih dari 7,04 miliar dosis telah diberikan di lebih dari 180 negara dan wilayah. – Ludi. H

(sumber:CGTN News)

BACA LAINNYA:

News of the World, Balada Koboi Penjaja Cerita

Siapa Penyebar Berita Hoaks Megawati Soekarnoputri Meninggal?