Resolusi Sehat (1)

Seide id -Saya ingin menuangkan apa yang menjadi Resolusi Sehat saya tahun ini. Barangkali laik menjadi rujukan karena selain hal-hal yang selama ini sudah saya lakukan, ada ekspektasi yang perlu saya kerjakan demi tetap dalam kondisi sehat, dan tidak sakit.

Berikut antara lain 9 resolusi sehat

1 Pertahankan berat badan ideal
Timbang berat badan sekurangnya seminggu sekali untuk mengetahui apakah asupan makanan masih seimbang dengan kalori yang dikeluarkan selama beraktivitas. Berat dalam Kg dibagi pangkat dua dalam M indeksnya (body mass index) terpelihara kurang dari 25.

Kelebihan berat badan diniscayai menjadi bom waktu untuk sejumlah penyakit metabolik.

2 Menjadi pemakan segala
Jangan pemilih dalam makan. Semua yang ada di bumi Tuhan sediakan buat kita, asal tidak berlebihan. Tetap mengacu pada “menu seimbang” (balanced diet): 60% karbohidrat-25% protein-15% lemak.

Nikmati semuanya. Makin beragam bebuahan dan sesayuran, serta ragam dedagingan dan ikan, makin menyehatkan supaya tubuh tidak sampai kekurangan satu pun nutrien mengingat orang di dunia sekarang semakin banyak yang “kekurangan gizi “ (seturut paham Orthomolecular Medicine) bahwa merekalah yang tergolong kasus “hidden hunger”.

Kekurangan nutrien dalam tubuh, memunculkan banyak muasal penyakit, termasuk serangan jantung dan kanker.

Mereka yang banyak tidak sukanya dalam makan (picky), kesehatannya justru bermasalah (Orthorexia nervosa). Tubuh membutuhkan sekitar 45 nutrien setiap hari. Separo dari itu nutrien bersifat esensial, yang berarti tidak boleh tidak harus tersedia dalam menu harian, karena tubuh tak dapat memproduksinya.

3 Tidak takut makan lemak
Tubuh membutuhkan lemak, baik lemak jenuh (saturated fatty acid) maupun lemak tidak jenuh (unsaturated fatty acid) dalam porsi yang secukupnya, dan bukan menihilkannya.

Di antara lemak jenuh yang kurang menyehatkan, minyak kelapa, termasuk virgin oil terbilang lebih baik di antara yang kurang baik sebab kandungan lauric acid, asam lemak esensial yang tubuh butuhkan.

Tidak juga perlu takut mengkonsumsi menu berkolesterol, karena sudah sejak 3 tahun lalu WHO menghapuskan menu kolesterol dari “menu nakal” yang selama lebih 40 tahun pihak dokter melarang pasien mengkonsumsi kolesterol.

Alasannya karena terbukti asupan kolesterol perannya kecil saja terhadap meningginya kolesterol dalam darah. Kolesterol diproduksi oleh organ hati. Selama bukan karena faktor genetik, kolesterol darah terpelihara normal. Lemak tidak jenuh omega-3 yang mengandung DHA dan EPA sekarang terbukti menyehatkan otak selain jantung.

Kita tahu otak mengandung 60 persen lemak, separuhnya terdiri dari lemak omega-3. Omega-3 juga berpengaruh baik terhadap metabolisme lipid. Maka perlu suplemen omega-3 sekurangnya 900 mg/hari, selain perbanyak lemak tak jenuh dari minyak zaitun (olive oil), minyak jagung, minyak bunga matahari, serta lemak dalam alpukat dan durian.

4 Stop gula pasir dan terigu
Air tebu sehat, namun begitu diubah menjadi kristal gula pasir lalu menjadi tidak menyehatkan. Tukar dengan gula jawa (brown sugar). Tubuh butuh gula, namun dari sumber yang menyehatkan, yakni gula buah dan gula dextrose. Gula dextrose dibutuhkan sel otak.

Kekurangan gula dextrose yang diduga bikin gangguan sel otak, kemungkinan Alzheimer berawal dari sini. Termasuk bila tidak makan malam hari, kemungkinan otak kekurangan gula. Gula yang berlebihan harus dihentikan, antara lain karena sel kanker menyukai gula.

Gandum menyehatkan, tapi terigu tidak menyehatkan. Sebarap bisa tukar terigu dengan gandum (serela gran), roti gandum bukan roti putih.

(Dr Handrawan Nadesul)

Bersambung…(2)

Perlukah Suntik Putih Agar Tampil Cantik?

handrawan nadesul

About Dr Handrawan Nadesul