Satu Lagi Perusahaan Keuangan, Genesis Mengajukan Kepailitan

Satu Lagi Perusahaan Keuangan, Genesis Mengajukan Kepailitan (Credit: TelosNews)

Mengikuti jejak Bursa FTX, Genesis mengajukan kepailitan usaha. Berikutnya, yang juga sedang dissoroti akan pailit adalah Gemini, meski belum ada pernyataan resmi.

Setelah dua pekan ini ditimpa isue tak sedap, akhirnya Genesis mengajukan kepailtan secara sukarela. Perusahaan Keuangan ini membagikan 50 Kreditir terbesar tanpa jaminan, termasuk salah satunya yang banyak dibicarakan kalangan investor adalag Gemini.

Genesis melalui Genesis Global Holding Company ( GGH), menyatakan secara resmi bahwa terhitung mulai jumat kemarin , 20 Januari 2023, mengajukan perlindungan kepailitan. Mereka melakukan tindakan “nekad” ini kabarnya untuk mencapai resolusi dalam memaksimalkan nilai ekonomi bagi semua klien dan mereka yang berkepentingan untuk bisnis mereka di masa depan.

GGH dan dua anak perusahaan pinjamannya, Genesis Global Capital (GGC) dan Genesis Asia Pacific (GAP), mengajukan petisi kebangkrutan di Amerika Serikat. 

Anak perusahaan Genesis lainnya yang terlibat dalam bisnis derivatif dan perdagangan spot, serta Genesis Global Trading tidak termasuk dalam proses kebangkrutan ini. Perusahaan ini memilih melanjutkan operasi perdagangan mereka, yang dianggapnya memiliki prospek cerah di masa mendatang. 

Genesis membagikan daftar 50 kreditur terbesar tanpa jaminan, seperti Gemini Earn senilai US$765 juta, diikuti Mirana yang terafiliasi dengan Bybit senilai US$151 juta, Babel Finance mencapai US$150 juta, Coincident Capital senilai US$112 juta, hingga VanEck New Finance Income Fund bernilai US$53 juta. Melalui daftar peminjam ini, Genesis diperkirakan berutang lebih dari US$3,6 miliar ( Rp 54 triliun) kepada para kreditur utama mereka. 

Saat ini, Genesis telah memulai proses restrukturisasi yang diawasi pengadilan. Genesis mengaku memiliki lebih dari US$150 juta ( Rp 2,25 triliun) uang tunai yang akan menyediakan likuiditas yang cukup untuk mendukung operasi bisnis yang sedang berlangsung. Termasuk memfasilitasi proses restrukturisasi. 

Adapun penebusan dan pinjaman baru dalam bisnis pinjaman Genesis tetap ditangguhkan, dan klaim itu akan ditangani melalui proses perlindungan kebangkrutan alias kepailitan. 

Melalui kondisi Genesis saat ini, investor bisa belajar, gosip miring terhadap segala sesuatu yang dibicarakan terus-menerus melalui medsos dan media tertentu, sering terjadi seperti yang mereka atulis. 

Bitcoin, Emas, Perak, Minyak Naik Yang Miskin Sulit Kaya

Celsius Menarik 225 M Sebelum Bangkrut

Satu Dari Tiga Anggota Parlemen AS Menerima Uang Dari Bursa Kripto

SEIDE

About Admin SEIDE

Seide.id adalah web portal media yang menampilkan karya para jurnalis, kolumnis dan penulis senior. Redaksi Seide.id tunduk pada UU No. 40 / 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik (KEJ). Opini yang tersaji di Seide.id merupakan tanggung jawab masing masing penulis.