Tiga Miliar Warga Dunia Tak Mampu Beli Makanan Sehat

3 Miliard orang dunia tak mampu beli makanan sehat ( Foto: wikipedia)

PBB menempatkan Indonesia sebagai negara nomor dua di dunia sebagai penghasil limbah makanan terbanyak. Sedangkan nomor satu dipegang Arab Saudi, negara yang jauh lebih sejahtera dibandingkan Indonesia. Stop buang makanan!

BARU-BARU ini organisasi pangan dan pertanian dunia (Food and Agricultural Organisastion alias FAO) mengungkapkan, 3 miliar orang di dunia tidak mampu membeli makanan sehat. Bahkan, FAO menyebutkan, 1 miliar orang diperkirakan berada dalam situasi serupa apabila sepertiga pendapatan mereka berkurang.

Gila! Kalau 4 miliar penduduk dunia tidak mampu membeli makanan sehat, itu berarti hampir setengah penduduk bumi. Sebab, jumlah warga dunia saat ini diperkirakan mencapai 7.854.965.732 jiwa atau 7,85 miliar jiwa. Di tengah pandemi, angka 3 miliar akan dengan sangat mudah berubah jadi 4 miliar.

Kenyataan tersebut kontradiktif dengan banyaknya makanan yang terbuang sia-sia. Maret 2021 Perserikatan Bangsa–Bangsa (PBB) memperkirakan 17 persen dari produksi makanan terbuang percuma secara global setiap tahun.

Angka tersebut sama dengan 1,03 miliyar ton makanan yang terbuang siang-sia. Namun, diperkirakan “Banyak negara belum menghitung limbah makanan mereka, sehingga mereka tidak memahami skala masalahnya,” kata Clementine O’Connor, dari Program Lingkungan PBB dan salah satu penulis laporan tersebut, dikutip dari Independent.co.uk, Senin (15/3/2021).

Yang juga ironis, menurut PBB, limbah makanan yang jadi masalah, sebagian besar (61 persen) ditemukan di rumah tangga. Sementara pusat perbelanjaan makanan menyumbang 26 persen dan pengecer sebesar 13 persen dari total limbah makanan. Jadi, di satu sisi masyarakat membuang atau menyia-nyiakan makanan, pada saat yang sama masyarakat lainnya tak mampu membeli makanan yang layak.

Selanjutnya, Makanan jadi tumpukan sampah

About Syah Sabur

Penulis, Editor, Penulis Terbaik Halaman 1 Suara Pembaruan (1997), Penulis Terbaik Lomba Kritik Film Jakart media Syndication (1995), Penulis berbagai Buku dan Biografi