Tisu

Seide.id – Namaku Tisu, kependekan dari Tim Sukses. Iya, betul itu namaku sesuai dengan akta kelahiran. Entah kenapa ibu menamakanku begitu.

Dulu, suatu kali pernah aku tanya: “Bunda, kenapa aku diberi nama Tim Sukses. Adakah Tim itu kependekan dari Timothy, seperti nama orang bule?”

“Tim itu memang ibu pungut dari bahasa Inggris, team. Te-e-a dan em. Tim Sukses. Memang ibu berharap jika dewasa nanti kau akan menjadi tim sukses. Atau paling tidak membuat orang jadi sukses”

“Tapi tim itu ‘kan berarti sekelompok atau paling tidak lebih dari satu orang, bunda?”

“Iya, tapi dulu, sebelum kamu lahir, bunda nemiliki 4 orang anak yang semuanya meninggal di usia yang sangat muda. Maka kamu bunda anggap seperti beberapa orang anak bunda sekaligus. Bukankah beberapa orang lebih baik drpd seorang saja?”

Sebetulnya aku bingung dgn perkataan bundaku, tapi aku tak tega untuk bertanya lebih lanjut. Maka aku terima saja, di akta kelahiran namaku adalah: Tim Sukses.

Teman-teman ada yg menyamakan aku dengan tisu meja atau tisu toilet, karena jika dilihat sekelebat memang hampir tak ada bedanya bukan? Ada yang menggoda singkatan namaku jadi: Tikar Lusuh, Tikus Lesu, Tidak (mungkin) Sukses dll. Ah, terserah maumu, gumamku waktu itu.

Sekarang, inilah aku. Pekerjaanku sekarang adalah membersihkan dan nenutupi segala sesuatu yang kotor dan membuat orang lain sukses, apa pun risikonya.

Kali ini tugasku sungguh berat: Membuat orang menjadi sukses. Padahal aku tau belaka, bahwa orang ini tak punya sesuatu yang bisa diandalkan untuk nenjadi politisi sukses.

Bicaranya memang tertata dengan baik. Pada awal perkenalan dulu, memang banyak orang terpesona dan terlena dengan ketampanan dan tutur katanya. Tapi lama kelamaan, orang-orang yang tadinya terpesona berubah jadi merasa tertipu. Jika tertipu sekali, mungkin masyarakat nenganggap sedang sial. Tapi jika tertipu dua kali, apalagi berkali-kali, …aiiih tak ussyee, yeee.

Tapi, aku harus meyakinkan sang politisi bahwa dia akan sukses di tangan tim ku. Meski aku sendiri tak yakin sesungguhnya. Tapi apa peduliku?

Yang paling mengasyikan nenjadi tim sukses adalah: Meski sang politisi terpuruk, blingsatan karena tak punya program, atau bangkrut, tapi tim suksesnya…? tetap sukses..!

Ya, karena diberi honor, o’on…

(Aries Tanjung)

Antre

Avatar photo

About Amang Mawardi

Penulis dan wartawan tinggal di Surabaya