Zelensky, Dari Komedian Menjadi Presiden Ukraina Pada Usia 41 Tahun

Seide.idKiev. Mata dunia tengah menyorot kagum pada sosok Pemimpin Negara Ukraina.

Volodymyr Zelensky, sosok ini begitu tenang menghadapi serangan bombardir Rusia yang tiba-tiba.

Lahir pada 1978, kelahiran Kryvyi Rih ini tercatat sebagai lulusan falkutas hukum Universitas Ekonomi Nasional Kyiv, (Kiev).

Perjalanan karirnya total bertolak belakang dengan dunianya saat ini, karena Zelensky nyaris tidak pernah bersentuhan dengan dunia politik dan kekerasannya.

Ia seorang penghibur tulen. Dibesarkan sebagai sebagai komedian dan aktor.

Dunia tersebut ditekuni sejak lulus kuliah dengan bekerja menjadi komedian dan mendirikan rumah ptoduksi Kvartal 95.

Kvartal 95 memproduksi film-film kartun dan acara TV, termasuk serial TV, Servant of the People. Serial yang sangat populer ini ditayangkan dari 2015–2019.

Sedang pemeran utama komedi satire Servant of The People , Zelensky sendiri.

Namun siapa sangka, Zelensky yang memerankan tokoh Goloborodko, seorang guru yang menjadi Presiden Ukraina, menjadi Presiden beneran ?

Membuat Partai Politik

Pada 2018, suami dari Olena Volodymyrivn Zelenska, mantan teman sekolahnya, membuat partai politik dengan nama yang sama, Kvartal 95.

Zelensky mengumumkan pencalonannya untuk pemilihan umum presiden wilayah Ukraina 2019, pada 31 Desember 2018.

Pengumumannya bersamaan dengan pidato Tahun Baru Presiden Petro Poroshenko pada Channel TV 1+1.

Alhasil, ayah dari dua orang anak ini jadi bulan-bulanan dan bahan tertawaan.

“Tidak punya dasar politik sama sekali, mencalonkan diri sebagai presiden.”

Nada ejekan lain yang ke luar, “Minimal ia sudah pernah jadi presiden di Servant of The People.”

Menurut peneliti, Zelensky memanfaatkan gelombang ketidakpuasan publik terhadap elite politik Ukraina yang korup untuk mengalahkan pebisnis kaya Petro Poroshenko pada 2019.

Lalu, bagaimana ia membedakan dirinya dengan kandidat presiden lain,? tanya Reuters.

Zelenskiy menunjuk wajahnya, “Ini wajah baru. Saya belum pernah terjun ke politik.”

“Saya tak pernah menipu rakyat. Mereka mengidentifikasi diri mereka dengan saya karena saya terbuka, saya tersakiti, saya marah, saya kecewa… Jika saya tak punya pengalaman, saya memang tak berpengalaman. Jika saya tidak tahu sesuatu, dengan jujur saya mengakuinya.”

Kemenangan Sensasional

Zelensky menang mengalahkan petahana Poroshenko dengan suara 73,2% .

Pada 2019, Ia dilantik sebagai Presiden Ukraina untuk memimpin negara dengan penduduk 45 juta, saat usianya 41 tahun

Zelensky yang terjun ke politik enam bulan sebelum pemilihan, mengidentifikasikan dirinya sebagai sebuah populis dan orang anti kemapanan dan anti korupsi.

Pidato Lalu dan Pembuktian Kini

Dalam pidatonya 2019, ia mengatakan,

“Kita harus menjadi orang Islandia dalam sepak bola, orang Jepang dalam teknologi, orang Swiss dalam hal untuk hidup bahagia satu sama lain, meskipun ada perbedaan.. Dan orang Israel dalam mempertahankan tanah asal kita.. “

“Saya tidak akan mengecewakan Anda semua, ” janjinya.

Saat pasukan militer Rusia memasuki Kiev pada 26/2, Zelensky yang menjadi target utama pembunuhan, menolak tawaran Amerika Serikat untuk dievakuasi.

Disebut Presiden telah melarikan diri, Zelensky lalu muncul pada video dan membantah kabar tersebut.

Ia memberi pesan mengharukan. Katanya, mungkin ini hari terakhir saya. Mungkin setelah ini saya tidak ada lagi. Tapi, apa pun yang akan terjadi, saya dan pejabat lainnya akan tetap bertahan di Kiev.

Presiden termuda Ukraine tersebut berbicara dengan tenang dan merekam videonya yang menunjukkan ia ada di luar kantor kepresidenan.

“Presiden ada di sini. Kami semua ada di sini untuk melindungi independensi negara kita,” kata Zelensky.

Volodymyr Oleksandrovych Zelensky..
membuktikan ia tidak mengingkari janji yang ia pidatokan saat pelantikannya, sekali pun ia harus tewas pada usia 44 tahun.
(ricke senduk)

Sebelum Ajukan Permintaan Keanggotaan Uni Eropa, Zelensky Tolak Tawaran Kabur Melarikan Diri

Zelensky Menandatangani Permintaan Untuk Bergabung Dengan Uni Eropa

About Ricke Senduk

Jurnalis, Penulis, tinggal di Jakarta Selatan