Bitcoin Akan Turun Harganya Menjadi Rp 75 Juta Pada 2023 Nanti

Bitcoin Akan Turun Harganya Menjadi Rp 75 Juta Pada 2023 Nanti

Bitcoin, ssepertinya cryptocurrency yang paling mudah dijadikan ramalan atau pridiksi. Kali ini Global Bank menyebut Bitcoin bisa berharga hanya Rp 75 juta dibanding saat ini dengan nilai Rp 265 juta. Itu konon akan terjadi pada tahun depan, 2023.

Jika ramalam ini benar, bisa jadi ini saatnya kiamat bagi Bitcoin atau justru waktunya orang berinvestasi di aset kripto yang harnya sangat rendah. Banyak spekulan berpendapat bahwa risiko investasi paling riskan adalah tahun 2023 nanti. Terutama Bitcoin.

Bitcoin $5,000

Meski saat ini harga Bitoin sudah turun hingga 75% dari Rp 850 juta menjadi Rp 264 juta, penurunan Bitcoin, disebut akan terus berlanjit nanti hingga 2021 hingga harganya menjadi Rp 75 juta atau US$5,000. Ramalan ini dikemukakan Eric Robertsen, Kepala Riset Global Bank dalam sebuah catatanmya. 

Ia menambahkan investor bisa ebralih dari Bitcoin ke versi digital emas yang asli. Yang dimaksud sepertinya merujuk pada logam mulia emas. Jika terjadi, kemungkinan ini mendorong kejatuhan kripto dan jatuhnya kepercayaan investor terhadap aset digital. Namun ini tentu masih perkiraan robertsen. 

Namun Robertsen membantah dirinya disebut sebagai melakukan presiksi. Ia, katanya, sedang membuat seknario yang secara material, beada di luar konsensus pasar saat ini.

 Pertanyaan tentang apa yang ada di depan untuk aset digital bisa dibilang tidak pernah lebih sulit untuk dijawab setelah runtuhnya pertukaran FTX milik Sam Bankman-Fried dan platform perdagangan, Alameda Research.  Alameda dibuat Sam dan konco-konconya di kampus.

Penurunan Bitcoin

Bagi sebagian orang, maksudnya sebagian besar berita buruk mungkin sudah tercermin dalam penurunan Bitcoin lebih dari 60% dan tolok ukur 100 token teratas selama setahun terakhir.

 “Kasus dasar kami adalah sebagian besar penjualan paksa telah berakhir, tetapi investor mungkin tidak mendapatkan kompensasi atas risiko pasar yang timbul dalam waktu dekat,” Sean Farrell, kepala strategi aset digital di Fundstrat, menulis dalam sebuah catatan Jumat.

 Farrell menunjuk pada ketidakpastian yang sedang berlangsung seputar Digital Currency Group, perusahaan induk dari Genesis broker kripto yang diperangi.  Kreditor Genesis sedang mencari opsi untuk mencoba menjaga broker agar tidak jatuh ke dalam kebangkrutan.

 Pandangan Emas

 Robertsen dari Standard Chartered mengatakan skenario pasar kejutan emas melonjak karena kemunduran kripto. “Emas akan mendapat manfaat dari masalah kripto, dengan penurunan kepercayaan yang tiba-tiba pada ekosistem kripto,” kata Nicholas Frappell, kepala pasar institusional global di ABC Refinery di Sydney.

 Sektor kripto terus berhemat.  Misalnya, pertukaran aset digital Bybit berencana memangkas tenaga kerjanya sebesar 30%, yang terbaru dari serangkaian PHK yang melanda industri.

 Lebih banyak rasa sakit mungkin terbentang di depan: sekitar 94% responden survei Bloomberg’s MLIV Pulse berpikir bahwa ledakan lebih lanjut akan mengikuti kebangkrutan FTX karena kredit mudah selama bertahun-tahun memberi jalan bagi lingkungan bisnis dan pasar yang lebih keras.

 Bitcoin untuk saat ini cukup stabil.  Koin virtual terbesar naik sebanyak 1,8% pada hari Senin dan diperdagangkan pada level tertinggi tiga minggu sekitar $17.340 pada pukul 14:35.  di Tokyo.  Token seperti Ether, Solana dan Polkadot juga didapatkan.

Sumber Bloomberg

Bitcoin Yang Sudah Mengendap 7 Tahun Mulai Di Kirim Ke Berbagai Bursa Kripto

Berapa Banyak ‘Nol’ yang Dihapus Dari Shiba Inu Sejak  Desember 2021 hingga 2022?

Beberapa Tokoh Kripto Meninggal Misterius Minggu Minggu Ini

SEIDE

About Admin SEIDE

Seide.id adalah web portal media yang menampilkan karya para jurnalis, kolumnis dan penulis senior. Redaksi Seide.id tunduk pada UU No. 40 / 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik (KEJ). Opini yang tersaji di Seide.id merupakan tanggung jawab masing masing penulis.