Wanita Bupati Purwakarta Mengugat Cerai Dedi Mulyadi

Bupati Purwakarta Anne Ratna

Wanita Bupati pertama di Purwakarta ini meneruskan jejak suaminya yang memerintah dua periode. Di masa remajanya, meraih gelar kontes kecantikan, Mojang Priangan 1999. Tapi kini dia mengajukan gugatan cerai sang mentor politiknya, Dedi Mulyadi, yang juga telah memberikan tiga anak. Humas Pengadilan Negeri membenarkan gugatan itu, dan akan disidangkan mulai 5 Oktober 2022 ini.

Seide.id – Berita mengejutkan datang dari Purwakarta, Jawa Barat.  Hj. Anne Ratna Mustika, Bupati Purwakarta,  mengajukan gugatan cerai kepada,  Dedi Mulyadi, mantan Bupati Purwakarta yang kini duduk di kursi DPR RI dari fraksi Partai Golongan Karya (Golkar).

Media telah mengkonfirmasi  Kepala Hubungan Masyarakat (Humas) Pengadilan Agama Kabupaten Purwakarta, Asep Kustiwa, dan membenarkan bahwa pihaknya telah menerima gugatan cerai dari perempuan yang akrab disapa Ambu Anne terhadap Kang Dedi Mulyadi.

“Betul (gugatan cerai) atas nama Hj. Ane Ratna Mustika, Bupati Purwakarta. Diajukan tanggal 19 September 2022 kemarin,” kata Asep, seraya menyebut dokumen pendaftaran di Pengadilan Agama Nomor Register: 1662/Pdt.H/2022/PA.Pwk tertanggal 19 September 2022.

Anne Ratna Mustika, 40,  merupakan bupati perempuan pertama Kabupaten Purwakarta. Anne dan wakilnya, H. Aming, terpilih sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Purwakarta periode 2018-2023.

Pengalaman sebelumnya, sebagai istri bupati membuat  Anne Ratna terjun ke masyarakat dan dikenal mereka. Apalagi dia juga keponakan mantan Bupati Purwakarta periode 1993-2003, Bunyamin Dudih.

Setelah dua periode kepemimpinan suaminya, Anne mencalonkan diri menjadi Bupati Purwakarta bersama H. Aming dan diusung koalisi enam partai yakni Golkar, Demokrat, PKB, Hanura, Nasdem, dan PAN.

Sosok keibuan Anne membuat warga Purwakarta menyapanya dengan sebutan Ambu Anne.

Sosoknya menawan, karena wanita yang lahir di Cianjur, 28 Januari 1982, memenangi kontes kecantikan Mojang Purwakarta pada 1999 di usianya yang ke-17.

Anne Ratna Mustika juga diketahui pernah mewakili Kabupaten Purwakarta di Pasanggiri Mojang Jajaka Jawa Barat pada tahun yang sama.

Sejak tahun 2008, Anne Ratna Mustika tercatat sudah memimpin enam organisasi di Purwakarta, yakni TP PKK, Bunda PAUD, Dekranasda, Perwosi, DPD Pengajian Al Hidayah, dan Pramuka Kwartir Cabang Purwakarta

Pengalamannya sebagai mojang, membuat Anne tak canggung lagi ketika berhadapan dengan warga. Kehadirannya di tengah masyarakat dianggap sebagai salah satu kunci sukses berhasilnya program-program yang digagas Dedi Mulyadi.

Melalui program yang digagas Dedi Mulyadi,  yakni Gempungan di Buruan Urang Lembur, Anne ikut berkeliling ke kampung-kampung hampir setiap hari untuk mensosialisasikan program-program sosial dan kesehatan, terutama keluarga berencana.

Sejak tahun 2008, ibu tiga anak, ini tercatat sudah memimpin enam organisasi di Purwakarta, yakni TP PKK, Bunda PAUD, Dekranasda, Perwosi, DPD Pengajian Al Hidayah, dan Pramuka Kwartir Cabang Purwakarta

Selain itu, Anne kerap mendorong para ibu rumah tangga untuk meningkatkan taraf hidup keluarganya. Tahun 2016, ia menggagas berdirinya Galeri Menong yang mewadahi produk-produk khas Purwakarta, terutama yang diproduksi oleh kaum ibu.

Tahun 2017, Anne dinobatkan sebagai Bunda Protein Purwakarta atas kontribusinya dalam peningkatan gizi anak melalui asupan yang berprotein dalam kampanye Purwakarta Sehat Berprotein.

Di tengah isu perceraiannya, anggota DPR RI Dedi Mulyadi yang juga pernah menjadi Bupati Purwakarta itu masih tetap melakukan aktivitas seperti biasanya.  Bahkan, Rabu (21/9), ia tampak mengunggah foto kebersamaannya bersama sang putri bungsu, Nyi Hyang Sukma di laman instagram @dedimulyadi71.

“Nyi Hyang selalu membuat bahagia, tingkahnya makin lucu, ucapannya selalu membuatku tertawa,” tulis Dedi Mulyadi di akun media sosialnya. “Aku menyayangimu, putri bungsuku,” tulisnya.

“Nyi Hyang selalu membuat bahagia, tingkahnya makin lucu, ucapannya selalu membuatku tertawa,” tulis pria yang akrab disapa Kang Dedi Mulyadi ini. “Aku menyayangimu, putri bungsuku,” tulisnya.

Terkait gugatan cerai yang dilayangkan oleh Anne Ratna Mustika, Bupati Purwakarta, terhadap Dedi Mulyadi, sidang perdana akan dilaksanakan pada 5 Oktober 2022.

“Yang pasti Pengadilan Agama memiliki kewajiban memanggil para pihak,” kata Asep Kustiwa,

Kepala Hubungan Masyarakat Pengadilan Agama Kabupaten Purwakarta Asep Kustiwa, Rabu (21/9/2022).  “Acara selanjutnya tidak bisa terprediksi seperti apa,” kata Asep ketika ditanya soal prosedur sidang gugat cerai.

Namun, saat ditanya tentang alasan gugatan cerai, Asep menyebut bahwa setiap gugatan pasti ada alasannya, tapi tidak bisa menyebutkannya.  “Mohon maaf untuk alasannya saya tidak bisa sampaikan hal itu,” katanya. –  dms

SEIDE

About Admin SEIDE

Seide.id adalah web portal media yang menampilkan karya para jurnalis, kolumnis dan penulis senior. Redaksi Seide.id tunduk pada UU No. 40 / 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik (KEJ). Opini yang tersaji di Seide.id merupakan tanggung jawab masing masing penulis.