Seide.id – Acara 17 Agustus identik dengan perlombaan tarik tambang, makan krupuk, lari karung , dan panjat pohon pinang, di tiap-tiap RT.
Memang seru .. Kita bisa dibuat terpingkal-pingkal melihat ulah para warga.
Semua kemeriahan yang terjadi adalah cara warga memperingati hari Kemerdekaan.
Tahun ini, berhubung pandemi Covid-19, acara-acara ini dilarang. Tapi rupanya karena dilarang, acara malah pindah ke rumah penyanyi senior, Dian Piesesha.
Kalau tidak percaya, coba cari di seluruh Indonesia . Apa ada yang bikin acara lomba makan krupuk dan lari karung?
Tidak ada.
Karena memang sudah pindah ke rumah Dian. Di ruang keluarganya pula. Itu cara pelantun bersuara merdu ini merayakan hari Kemerdekaan RI, bersama cucu-cucunya.
Tapi ini bukan hanya tentang kemeriahan yang dilakukan pelantun di bawah label JK Record dengan penjualan album berjuta-juta.
Ini tentang seorang artis yang selalu perduli dengan sekelilingnya.
Di saat ribut-ribut mahalnya harga masker, Dian menjahit sendiri masker-masker yang bukan hanya untuk ia pakai sendiri. Tapi juga untuk mereka yang lewat di depan rumahnya. Ia panggil dan bagi-bagikan masker buatannya.
Bisa jadi masker tidak akan di copot dari wajah mereka, karena buatan penyanyi terkenal.
Dian juga artis yang selalu memberi semangat lewat postingan- postingannya di akun media sosialnya.
Ia mengajak masyarakat sabar, tetap mengikuti anjuran pemerintah dan berdoa.
Tidak ada postingan-postingannya yang mematahkan semangat.
Maka ketika Dian hadir dengan , “Pokoknya memeriahkan Hut RI” di rumahnya, itu bukan hal aneh.
Lucu.. Bikin terpingkal-pingkal.
Dian ingin mengajak pembaca untuk sejenak melepaskan kepenatan.
“Yang penting happy dan tetap ikuti peraturan pemerintah”, katanya pada Seide.
Tetap ikuti peraturan bagaimana?
Coba, sejak kapan balap lari karung pakai sarung bantal..hahaha..
Mari kita lihat lagi..
Sejak kapan makan krupuk jepitannya pakai jemuran baju dan roti diganti Cane?
“Belum dapat kiriman dari Bandung,” katanya, sambil ketawa sendiri.
Setuju saja.. Tidak ada tiang untuk cantolin tali, juga tidak masalah. Nenek awet muda ini bersedia megangin tali….
Untung cucu-cucunya tidak minta panjat pohon pinang. Bukan apa-apa sih.. Neneknya langsing begitu..
Tapi apa pun itu, postingan-postingan pelantun Jangan Salah Menilaiku ini, patut dipuji.
Selalu positif dan memberi semangat. Salut untuk Dian Piesesha..(ricke)




