Investor Diperingatkan The Fed tentang Investasi di Bitcoin, Ethereum, Ripple dan Solona.

Investor diperingatkan The Fed soal Bitcoin, Ethereum, Ripple dan Solona. Ada apa ?

Banyak investor kripto bersedih atas situasi saat ini di dunia kripto. Kripto paling digemari, Bitcoin turun 30% dari posisi all time highnya. Tiba-tiba, kemarin The FED memperingatkan Investor untuk mewaspadai Bitcoin, Ethereum dan Solona. Hasilnya pagi ini. Apakah ini ada kaitan dengan Bursa Kripto Bitmart yang dibibil paling USD 196 juta ? ( Foto: Nairametrics)

Jika Bitcoin crash di Desember ini, barangkali ini baru permulaan dari sebuah gunung meletus. Ini baru abunya yang menyebar kemana-mana. Ini belum erupsinya. Apa penyebab crash kali ini, sehingga nilai hampir semua kripto merah alias turun nilainya. Beberapa analisa jatuhnya kripto karena beberapa penyebab.

Bursa Kripto Dijebol Maling

Pertama, ada hack Bitmart. Ini merupakan mimpi buruk bagi Exchange atau Bursa Kripto bernama Bitmart. Bitmart kehilangan uang kripto senilai USD300 juta, terdiri dari beberapa koin kripto. Sebagai perusahaan yang dibobol maling ( hacker) tentu ini menyakitkan, namun Bitmart berjanji akan mengembalikan uang kripto yang dicuri peretas. 

LAINNYA : Memilih Bursa Kripto untuk Pemula

Kalau Bitmart mengasuransikan uangnya di platform tentu tak masalah. Menjadi persoalan jika ternyata Bitmart lalai membuat asuransi.  Kenyataan, asuransi itu jarang dilakukan oleh exchanger. Mereka merasa yakin kantornya tak bisa dijebol peretas. Sementara peretas sendiri sering melakukannya hanya ingin mengetahui bahwa dia lebih pintar dari yang lain. Namun jika kemudian hacker juga mengambail aset di Bursa Exchange, tentu ini hacker yang sekaligus pencuri. 

Dana Cadangan Jika Hilang

Kebiasaan, para Bursa Kripto ini menurut Edukator Kripto Angga Andinata memiliki semacam “perlindungan” sendiri. Misalnya Binance punya Safu ( Secure Asset Fund for Users) yang ada di wallet. Houbi punya 20,000 Bitcoin di dana daruratnya. Crypto dot.com punya asuransi. ini adalah berbagai upaya seandainya sebuah Exchange dihacked orang.

Kerugian Bitmacrt dari si pencuri hacker adalah USD 196 juta. Padahal baru saja Bitmart menerima dana segar USD 300 juta.

Uang yang diambil pun rasanya sulit kembali karena Hacker telah mengubah semua uang yang dimixed ke berbagai kripto melalui Tornado Cash. Sulit ditelusuri. Aset kripto yag dibaswa lari ini siap di Dump oleh hacker untuk cashout kapan saja. 

Dilema Investor Kripto

Ini yang membuat market jadi dilema. Investor institusi jadi ketar-ketir. Aset kripto yang dibawa lari ini antara lain Shiba Inu, Saitama Inu, Ilon CRO, Matic, BNB hingga Mana. 

Andai Bitmart sampai bangkrut atau tutup, dampaknya bisa kelam. Lebih kelam dari sekedar berita Bitcoin dibanned di China. Salah satu kekhawatiran adalah fundamental yang sedang dibangun oleh para praktisi kirpto, yakni trust atau kepercayaan telah diambil oleh hacker. Dalam arti, ternyata Bursa Kripto bisa kecolongan juga. Investor khawatir aset yang ada di Bursa itu.

LAINNYA Memahami Bank dan Dunia Kripto Sebelum Masuk Uang Digital

Jika trus atau kepercayaan berkurang, maka berkurang pula nilai asetnya. Baik dalam uang fiat ( kertas) apalagi kripto. Orang sulit percaya lagi pada exchange atau kripto. 

Ini persoalan serius di pasar kripto. Sebetulnya bukan hanya Bitmart yang kena hack, tapi juga Baeger Dao yang uangnya hilang tercuri sebesar USD 120 juta. Salah satu korban nya adalah Celcius yang mersa rugi USD 50juta. Itu sebabnya mesti hati-hati memilih Exchange yang benar dan kuat.

Penegaruh Jatuhnya Properti China

Persoalan lain adalah Evergrande, bisnis properti terbesar dunia, gagal bayar. Terjadilah efek domino bagi perusahaan real estate di China ini. Market real estate di China ini mencapai USD 55 triliun. Jumlah ini 4 kali lebih besar daripada GDP China sendiri. Bisa dibayangkan efek bisnis kebrangkutan ini kemana-mana. Bisa jadi termasuk nyangkut di kripto.

Selain Evergrande, yang gagal juga ada Kaisa, real estate developer di China. Ditambah krisis energi di China. Krisis lengkap.

Bitcoin di Tangan pasus

Dampak lain berkaitan dengan Bitcoin adalah cadangan Bitcoin di banyak Exchange All Time Low ( ATL). Artinya para Paus ( Investor besar) memegang erat-erat Bitcoin, sehingga pasokan minim. Hati-hati, mereka siap dump atau menjual kripto Bitcoin mereka, sehingga harganya jatuh. 

Jumlah cadangan Bitcoin di Exchange ada di garis biru dalam grafik. Jika garis biru naik, maka artinya para Paus menjual Bitcoinnya. Sampai nanti grafik membentuk garis yang menyatakan para paus membeli Bitcoin lagi dan harga Bitcoin naik lagi.

Yang terjadi saat ini sepertinya beberapa Paus Bitcoin mulai melepas Bitcoin ,meski belum serentak. Terasa dalam sehari ini, Kamis 15 Desember, pukul 00:43 Bitcoin turun hingga di angka Rp 672juta dari semula Rp 780 juta hingga Rp 740 juta/ keping. Melihat grafik ini, penting untuk menjadi acuan kita bertindak sebagai investor; kapan membeli dan kapan menjual. Membeli di harga rendah, menjual di harga tinggi.

Bank Sentral AS Beri Peringatan

Yang perlu dicermati juga adalah Fed Warning. Sebuah peringatan dari Bank Sentral Amerika yang bisa mempengaruhi  perdagangan kripto.  Ini adalah peringatan FED pertama tentang kripto. Dalam peringatan yang tertulis pada satu kalimat dari 75 halaman laporan, Fed memperingatkan agar investor berhati-hati saat membeli Bitcoin, Ethereum, Ripple atau Solana. Ada apa keanehan ini sesungguhnya ? Tak ada yang tahu. Investor harus tetap waspada memanfaatkan situasi crash ini.

Jadi, bagaimana dengan nasib kripto terutama dengan adanya crash Bitcoin dan kripto lain ?

Tenang saja. Investor jangka panjang tentu tak kaget dengan suasana seperti ini. Justru menguntungkan karena di saat Bitcoin atau koin kripto lain turun nilainya, kita bisa membeli untuk investasi di harga murah untuk tahun 2022 bisa pesta untung. – MAS SOEGENG

BACA JUGAUang Kripto Penting Untuk Masa Kini dan Masa Depan

Avatar photo

About Mas Soegeng

Wartawan, Penulis, Petani, Kurator Bisnis. Karya : Cinta Putih, Si Doel Anak Sekolahan, Kereta Api Melayani Pelanggan, Piala Mitra. Seorang Crypto Enthusiast yang banyak menulis, mengamati cryptocurrency, NFT dan Metaverse, selain seorang Trader.