Ferdy Sambo Divonis Hukuman Mati

Seide.id – Mantan Kadiv Propam, Irjen Ferdy Sambo, terdakwa dalam kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat (Brigadir J), divonis pidana hukuman mati oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Majelis Hakim menilai, Sambo terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana pembunuhan berencana terhadap Brigadir J sebagaimana dakwaan jaksa penuntut umum (JPU).

“Mengadili, menyatakan terdakwa Ferdy Sambo terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana,” ujar Ketua Majelis Hakim Wahyu Iman Santoso dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Senin (13/2/2023).

“Menjatuhkan pidana kepada terdakwa tersebut dengan pidana mati,” ujar Hakim dalam keputusannya.

Lebih Berat dari Tuntutan JPU

Vonis hakim ini jauh lebih berat dari tuntutan
tim JPU saat dalam sidang pembacaan tuntutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, bulan lalu, pada Selasa (17/1)

Sebelumnya tim JPU menuntut terdakwa pembunuhan berencana terhadap Brigadir J, Ferdy Sambo, dengan pidana penjara seumur hidup.

“Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa dengan pidana seumur hidup,” ucap JPU Rudy Irmawan saat membacakan tuntutannya di hadapan Ketua Majelis Hakim Wahyu Iman Santoso.

Paparan Pelecehan

Dalam memaparkan pertimbangan, Wahyu mengatakan, majelis hakim tidak memperoleh keyakinan yang cukup bahwa Yosua telah melakukan pelecehan seksual atau perkosaan atau bahkan perbuatan yang lebih dari itu kepada Putri Candrawathi, istri Ferdy Sambo.

Wahyu juga mengatakan bahwa unsur perencanaan pembunuhan Brigadir J telah terbukti.

Hakim menyatakan bahwa Sambo terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melanggar Pasal 340 subsider Pasal 338 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Selain itu, hakim juga menilai Ferdy Sambo terbukti melanggar Pasal 49 jo. Pasal 33 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU Nomor 11/2008 tentang ITE jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.
(ricke senduk)

Butet Kartaredjasa: Saya Membunuh Bung Sentil

Avatar photo

About Ricke Senduk

Jurnalis, Penulis, tinggal di Jakarta Selatan