Haji Haryanto : Rian Mahendra Dipecat Karena Main Bitcoin dan Rugi Miliaran Rupiah

Rian Mahendra - Po Haryanto

“Dia sukanya main game, itu tiap hari ngabisin uang. Uang itu ‘kan jutaan, uang itu kita cari dengan keringat,” kata Haji Haryanto, sang pemilik PO bus. “Di main bitcoin dia menjanjikan komisi 20% kepada orang-orang yang dipinjamkan uang. Tapi dia tak bisa memenuhi janjinya, ” lanjutnya

Seide.id  –  Akhirnya terbongkar pemecatan Direktur Operasional Perusahaan Bus (PO) Haryanto, Rian Mahendra, yang heboh di media sosial hari hari ini.  Dirut perusahaan bus yang bekerja 20 tahun dengan gaji terakhir Rp20 juta sebulan itu, dipecat tanpa pesangon, bahkan semua fasilitas perusahaannya ditarik.

Lebih tragis lagi karena Rian Mahendra merupakan anak kandung pemilik usaha PO Haryanto yaitu Haji Haryanto.  

Pemilik PO Haryanto, Haji Haryanto  mengatakan pemecatan tak lepas karena kesalahan dari Rian sendiri, yaitu  Rian sering kali menghabiskan uang, terutama untuk main bitcoin, “Di main bitcoin dia menjanjikan komisi 20% kepada orang-orang yang dipinjamkan uang, “ katanya, sebagaimana dikutip dari detikOto, Jumat (6/1/2023).

Diungkapkan, saat itu, berapa hari, Rian tak bisa memenuhi janjinya. “Padahal utangnya sudah miliaran. Kabur dia. Nah setelah kabur, orang-orang kan nyari dia. Yang dicari saya, saya rembukan, bagaimanapun kan namanya anak ya. Barangkali dia bisa berubah jadi orang baik,” jelas

Pimpinan PO Haryanto itu mengatakan ulah itu dilakukan Rian Mahendra saat sempat pergi dari keluarga. Menurutnya, Rian memang sering kali datang dan pergi. “Dia sukanya main game, itu tiap hari ngabisin uang. Uang itu ‘kan jutaan, uang itu kita cari dengan keringat,” lanjutnya.

Sebelumnya, media sosial, khususnya Youtube dihebohkan oleh pengakuan Rian Mahendra yang diberhentikan dari perusahaannya, PO Haryanto, dimana dia kerja selama 20 tahun terakhir.

Setelah bekerja selama 19 tahun di perusahaan milik ayahnya sendiri, namanya kerap dikaitkan dengan PO Haryanto, mengingat setiap ada masalah, dia sendiri yang turun tangan untuk membereskannya.

Rian mengaku selama ini ia bekerja mencari uang untuk perusahaan dan menyejahterakan karyawannya. Hal itu, kata Rian, membuatnya lupa untuk memikirkan dirinya sendiri.

Dalam siaran live instagram di akun pribadinya yang diunggah kembali oleh EDU Bus AKAP di YouTube,  mengaku dia dipecat dan tak mendapatkan pesangon apa pun setelah dipecat secara resmi pada 22 Juli 2022 lalu.

Rian juga mengungkapkan, dia mengembalikan semua barang yang menjadi fasilitasnya ketika bekerja di PO Haryanto. Misalnya, mobil SUV Mercedes-Benz GLS 400 yang dikatakanya sebagai inventaris.

“Itu ‘kan inventaris.  Gua udah nggak di HR ya gua balikin. Emang Pak Haji pernah beliin gua apa sih? Nggak ada, semuanya inventaris. Kalian itu selalu berekspektasi tinggi, dipikir Rian Mahendra ini punya segalanya. Gua kerja karena ikatan batin,” ujarnya.  ‘Pak Haji’ adalah panggilan untuk Haji Haryanto, pemilik PO Haryanto.

Setelah dipecat ayahnya, Rian Mahendra saat ini tinggal di rumah kontrakan di Kabupaten Karanganyar, yaitu di Desa Baturan, Kecamatan Colomadu.  */dms..

SEIDE

About Admin SEIDE

Seide.id adalah web portal media yang menampilkan karya para jurnalis, kolumnis dan penulis senior. Redaksi Seide.id tunduk pada UU No. 40 / 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik (KEJ). Opini yang tersaji di Seide.id merupakan tanggung jawab masing masing penulis.