Saat Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika ( SEC) menyebut beberapa token kripto sebagai sekuritas, kripto-kripto ini langsung tengkurap. Tak banyak bursa yang berani menjual, kecuali Coinbase.
Gara-gara cap negatif dari Sec ( Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika) terhadap beberapa aset kripto, beberapa token yang dianggap sekuritas anjlog di pasaran. Aset kripto menurun sekitar US$1 triliun ( Rp 15 kuadriliun) hanya dalam waktu 1 jam kemarin. Jumlah likuiditas melebihi US$200 juta ( Rp 3 triliun).
Kabar buruk ini menimpa beberapa token yang dianggap sekuritas oleh SEC, seperti Ada (-23%), Matic (-24%), SOL (-21%), Fil (-16%) dan Sand -20%). Meski beberapa tpken lain juga turun deras, Bitcoin dan Ethereum hanya terpeleset sedikit).
Salah satu kejatuhan pasar ini disebabkan para trader yang merasakan tekanal jual yang cukuo menohok akibat keputusan Bursa Robinhood untuk menghapus beberapa token yang dicap SEC sebagai sekuritas seperti Ada, matic dan Sol. robinhood tampkanya tak mau berspekulasi pada token yang dibericap buruo oleh pemerintah dalam hal ini SEC.
Kebalikan dari Robinhood dan Binance, Coinbase justru bersemangat melawan SEC. Pihak Coinbase tetap memperdagangkan token yang dicap sekuritas oleh SEC, sepanjang token-teken tersebut belum memeproleh keputusan oleh pengadilan. Yoken sekuritas atau kripto atau komoditas, sepanjang pengadilan belum memutuskan, perdangan akan berjalan terus.
Coinbase sendiri terkena hantaman kiri kanan. Pemeringkat Kredit Moody sendiri menempatkan Coinbase pada nilai negatif dan melepaskan penilain awal sebagai brusa stabil.
Aset Kripto Dalam Cengkeraman SEC
Aplikasi Kecantikan di Medsos Bikin Penggunanya Mengalami Gangguan Psikologis






