Merenungkan Makna Waktu – Menulis Kehidupan – 369

Foto : Michal Jarmoluk/Pixabay

Sudah banyak hal dibicarakan tentang waktu. Namun maknanya berbeda-beda bagi setiap orang maupun tradisi adat budaya serta ilmu pengetahuan. Kita memiliki jam dengan aneka bentuk alatnya, dan banyak sistem kalender.

Dalam hitungan jam dan sistem kalender, setiap pribadi dan kelompok pengguna, berusaha mengatur kehidupan dengan segala kebutuhan. Menjelang akhir tahun 2022 dan menyambut tahun 2023, saya mencatat refleksi tentang makna waktu, dengan sajak:

Mencatat Pesona Waktu

Yang paling pasti
adalah pengalaman siang malam
Setiap orang mengalami
adanya terang dan gelap
karena bumi kita berputar
mengelilingi matahari sumber terang
Namun
berbeda lamanya terang gelap
sesuai tempat tinggal kita

Karena buana luas
terbentang timur barat
terhampar Utara Selatan
berbagai suku bangsa tersebar
memenuhi muka bumi ini
Maka
ada fakta perbedaan musim
ada aneka keadaan lingkungan
Dan
ada perbedaan musim
Panas, dingin, salju, hujan
Lalu lahirnya aneka budaya
serta diwariskan tradisi adat
Berkembang ilmu pengetahuan

Pengalaman dan pengetahuan
bermacam ragam telah terlahir
dan terus-menerus berkembang
Manusia dipengaruhi masa lalu
Manusia mengapresiasi masa kini
Manusia mwmprediski masa depan
Manusia ada dan menjadi
dalam ruang dan waktu

Dalam ruang dan waktu
Dalam siang dan malam
dalam pengalaman dan pengetahuan
Manusia menciptakan pembatas ruang
Manusia coba menghitung waktu
Maka
Lahirlah perhitungan jam
Lahirlah bentuk penanggalan
Lahirlah nama-nama hari
Lahirlah nama-nana bulan
Lahirlah beberapa model kalender
Ada kalender Zaka dan Imlek
Ada kalender Maya dan Arab
Ada kelender Masehi
Masih ada kalender lokal
yang dihidupi karena berguna

Waktu yang tertebatas
Coba dibatasi oleh manusia
Ruang yang maha luas
Coba disekat oleh manusia
Agar bisa teratur dimanfaatkan
Sesuai aneka ragam kebutuhan
dengan budi daya dan teknologi
Karena
Manusia menyadari keterbatasan diri
Manusia mengetahui ketergantungan hidup
Pada alam yang maha luas
Pada waktu yang tak terhitung
Pada realitas maha misteri
dalam pengalaman misteri dirinya
“Manusia mengalami hidup
dalam dirinya yang kompleks
dalam relasi dengan sesama
Dalam ruang dan waktu”

Memaknai Waktu Kehidupan – Menulis Kehidupan 313